Pansel Lihat Sembilan Kriteria Capim KPK

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Koalisi Kawal Capim KPK meminta Pansel memilih pimpinan KPK berdasarkan sembilan kriteria yang direkomendasikan, seperti penanganan konflik kepentingan di internal KPK dan tidak pernah terkena sanksi hukum etik pada institusinya. Pansel menyebut, pihaknya sudah punya kriteria sendiri dalam proses seleksi Capim KPK.

“Kami dari awal sudah tentukan kriteria ya mulai dari integritas, independesi akuntabilitas dan kemampuan. Itu diambil dari keputusan bersama,” kata anggota Pansel Capim KPK, Harkristuti Harkriswono di Pusdiklat Sekretariat Negara, Jalan Gaharu I, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (28/7).

Guru Besar Hukum Pidana Universitas Indonesia ini menuturkan, pihaknya telah menentukan prosedur serta tahapan seleksi sesuai Undang-Undang. Kendati demikian, dia tetap mengindahkan usulan tersebut.

“Itu adalah sarat yang kami tentukan dan tentu saja ini sesuai dengan peraturan Undang-Undang. Masukan teman-teman boleh saja,” jelas Harkristuti.

Saat ini, sebanyak 104 Capim KPK tengah menjalani tes psikologi setelah sebelumnya lolos pada tahap uji kompetensi. Tes psikologi terhadap para Capim KPK itu dilakukan oleh tim dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

“Tesnya hari ini cuma psikotes saja yang menjadi kewenangannya dari tim psikotes TNI AD. Jadi semua mereka, kita tidak tahu,” ujar Ketua Pansel KPK, Yenti Garnasih.

Yenti mengatakan, tes psikologi ini digelar selama enam jam yang meliputi tes kejiwaan dan kepribadian. ‎Yenti mengaku tidak menarget berapa jumlah capim KPK yang akan lolos dalam seleksi tahap ketiga ini.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...