Pompanisasi Turut Selamatkan Pertanian Purwakarta dari Kekeringan

Minggu, 28 Juli 2019 13:12
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, PURWAKARTA – Kekeringan di musim kemarau juga melanda pertanian Kabupaten Purwakarta. Namun dengan penanganan yang cepat, lahan yang terdampak kekeringan bisa diselamatkanDirektur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Sarwo Edhy didampingi Wakil Bupati Purwakarta H Aming dan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Agus R Suherlan memantau persawahan di Desa Cibodas Kecamatan Bungursari, Purwakarta pada Rabu 24 Juli 2019 lalu.”Kita memantau persawahan yang terdampak kekeringan namun masih bisa diselamatkan. Sejauh mana perkembangan dan penanganan di Purwakarta agar tanaman padi tetap tumbuh di musim kemarau ini,” ujar Sarwo Edhy.Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pangan Pertanian Purwakarta, ada sekitar 1.500 hektar, dan yang bisa diselamatkan kurang lebih 500 hektar, termasuk persawahan berlokasi di Desa Cibodas ini.”Kita sudah melihat bahwa melalui pompanisasi menarik air dari sumber-sumber air terdekat baik dari sungai besar maupun sungai kecil, alhamdulillah hasilnya cukup signifikan bisa mengalirkan air ke sawah-sawah yang potensi kekeringan,” kata dia.Sarwo Edhi menambahkan, untuk persawahan yang sudah puso kurang lebih ada 254 hektar dan 54 hektare di antaranya sudah masuk ke program asuransi, artinya petani hanya membayar Rp36.000 premi karena yang Rp144.000 sudah ditanggung oleh pemerintah.Sementara persawahan yang mengalami kekeringan, dia menyebut mendapat penggantian dari Jasindo Asuransi BUMN sebesar Rp 6 juta per hektar. Artinya petani tersebut tidak terlalu mengalami kerugian dan bisa merencanakan kembali untuk tanaman berikutnya.

Komentar


VIDEO TERKINI