PSM Kecewa Final Ditunda, Persija Bantah Takut

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–PSM kecewa penundaan laga final leg kedua Piala Presiden di Stadion Andi Mattalatta, Makassar (28/7).  Di pihak Persija, keputusan PSSI itu sangat dihormati.

PSSI memang telah memutuskan penundaan leg kedua final Piala Indonesia antara PSM Makassar versus Persija Jakarta di Stadion Andi Mattalatta, Makassar (28/7). Kedua tim pun akhirnya menerima dan menghormati keputusan itu.

Keputusan PSSI itu diambil lantaran situasi di Makassar dianggap kurang nyaman dan aman untuk menyelenggarakan pertandingan. Pada Sabtu (27/7), setelah sesi jajal lapangan, bus Persija jadi sasaran pelemparan oknum tak dikenal.

Akibat insiden itu, seorang ofisial Persija terluka pada bagian mata. Selain itu, bek Ryuji Utomo dan striker Marko Simic juga terluka ringan pada tangan dan kaki.

Mulanya, PSSI masih yakin bisa menggelar pertandingan. Lalu, sekitar dua jam sebelum kickoff, PSSI mengumumkan menunda pertandingan dengan alasan keamanan. Padahal, suporter PSM sudah memadati Stadion Andi Mattalatta.

“Manajemen dan Panpel PSM Makassar menyayangkan terjadinya penundaan pertandingan hari ini. Selanjutnya, manajemen, panpel, dan PSSI akan terus berkoordinasi,” tulis pernyataan resmi PSM.

Wabup Irwan Bachri Syam Beli Tiket PSM Vs Persija Sampai Rp 15 Juta

Foto Ekspresi Pelatih hingga Suporter, Laga PSM vs Persija Batal

Eks Ketua PSSI Nurdin Halid Sesalkan Penundaan Laga PSM vs Persija

Mereka meminta maaf atas penundaan pertandingan final. Manajemen dan panpel mengaku akan berkomitmen mengembalikan tiket yang sudah dibeli dan akan disampaikan mekanismenya lebih lanjut.

Di sisi lain, Persija juga menyayangkan penundaan ini. Namun, CEO Persija, Ferry Paulus, sangat menghormati keputusan PSSI menunda laga karena alasan keamanan.

”Ini partai final Piala Indonesia, di mana juaranya akan mendapatkan slot Piala AFC 2020, sehingga perlu dikemas sebaik mungkin demi menciptakan hiburan yang menarik dan enak ditonton,” ujar Ferry.

Ferry juga membantah kalau Macan Kemayoran takut datang ke stadion. “Persija sejatinya siap main di manapun dan kapanpun,” ujarnya. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar