Bu Risma Ingin Penggantinya Bisa Gelar Balapan F1

Senin, 29 Juli 2019 - 10:34 WIB

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Tri Rismaharini atau biasa disapa Bu Risma, angkat bicara soal sosok yang pantas menggantikan dirinya sebagai Wali Kota Surabaya. Menurut wali kota perempuan pertama Surabaya itu, pemimpin Surabaya harus orang yang “gila”.

Harapan tersebut terungkap saat dia menghadiri pembukaan kejuaraan drag race di sirkuit kompleks Gelora Bung Tomo, Sabtu (27/7) ’’Mungkin someday ada, wali kotanya rodok gendeng kayak saya,’’ kata Risma.

Dia menjelaskan itu dengan memberikan contoh bahwa Wali Kota Surabaya berikutnya bisa mengadakan balapan internasional sekelas Formula 1 di Kota Pahlawan.

Sarana penunjang seperti sirkuit balapan itu sudah ada dan perlu ditingkatkan lagi fasilitasnya. Ke depan bisa disambungkan pula dengan jalur lingkar luar barat (JLLB).

Di JLLB yang punya panjang sekitar lima kilometer itu ada titik yang bisa dijadikan tempat pendaratan pesawat. Tidak ada taman di median jalan yang menjadi pemisah jalur. Taman hanya ditempatkan sebagai pemisah jalur cepat dan jalur lambat.

Sementara itu, pemisah di tengah adalah tanaman dalam pot yang bisa digeser dengan cepat. Dengan demikian, dalam keadaan darurat, jalan tersebut bisa begitu lapang dan mudah menjadi landasan pesawat. Namun, JLLB dengan bentuk seperti itu ditargetkan baru selesai tahun depan.

Amnesti Baiq Nuril Diteken Jokowi Hari Ini

Titi Purwaningsih: Honorer K2 Berantakan karena Gaji Minim

Hak Politik Terpidana Korupsi Mendesak Dicabut

Risma dilantik pada 17 Februari 2016 untuk memimpin selama lima tahun. Artinya, masa jabatannya berakhir pada 2021. Sementara itu, coblosan pilwali direncanakan pada 23 September 2020.

Risma mengungkapkan gendeng itu seperti dirinya yang nekat. Apabila punya program yang bagus, harus direalisasikan. ’’Pengin punya mimpi apa, aku wujudkan. Suatu saat dia bisa mengundang F1 kenapa tidak? Sudah layak kok Surabaya dijual,’’ ungkap Bu Risma.

Dia pun meyakini sebenarnya mampu untuk mengadakan ajang balap internasional seperti F1. Hanya, masa jabatannya akan berakhir. ’’Aku tak ada waktu saja. Cuma, aku yakin bisa. Tapi, enggak ada waktu,’’ imbuh perempuan kelahiran Kediri 57 tahun lalu itu. (jpnn)

loading...