Dahnil Anzar Jadi Kader Gerindra, Ditunjuk Jubir Prabowo

Senin, 29 Juli 2019 - 13:56 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mantan juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak resmi masuk Partai Gerindra.

Dahnil telah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerindra, setelah rangkaian Pilpres 2019 berakhir.

“Sudah dibuatkan kartu anggota kader Gerindra. Setelah Pilpres 2019,” kata Dahnil dalam pesan singkatnya kepada awak media, Senin (29/7).

Dia mengaku tidak punya alasan menolak bergabung ke Gerindra. Terlebih, dia mengaku diajak langsung Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto untuk bergabung.

“Pak Prabowo sudah minta saya bergabung dengan Gerindra. Setelah pembubaran BPN, Pak PS juga minta saya memperkuat kader Gerindra,” kata mantan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah itu.

Selain masuk ke Gerindra, Dahnil juga tercatat sebagai juru bicara Prabowo Subianto. Hal itu diungkapkan langsung Prabowo melalui akunnya di Twitter, Minggu (28/7).

“Selamat malam sahabat, selamat berakhir pekan. Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan bahwa mulai ke depan saya dibantu Bung @Dahnilanzar sebagai juru bicara resmi Ketua Dewan Pembina / Ketua Umum Partai @Gerindra,” tulis Pak Prabowo di @prabowo.

Dahnil mengatakan di Partai Gerindra dirinya hanya sebagai kader biasa. Juru bicara itu pun bukan menjadi kepanjangan lidah Partai Gerindra. Melainkan juru bicara pribadi Prabowo Subianto. “Saya masih fokus sebagai juru bicara,” pungkasnya.

Sekadar informasi, ‎Dahnil Anzar Simanjuntak, lahir di Aceh Tamiang, 10 April 1982. Dia adalah seorang dosen, aktivis, ekonom, pemerhatip kebijakan publik, pengusaha Indonesia dan politikus.

Munas Partai Golkar, Airlangga Diadang Sejumlah Masalah

TNI Harus Menjadi Teladan Saat Bekerja di Lokasi TMMD

Pratikno Kaget Niat LBH Gugat Keppres Pansel Capim KPK

Dahnil Anzar pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah sejak 24 Desember 2014 menggantikan Saleh Partaonan Daulay setelah terpilih dalam Muktamar XVI Pemuda Muhammadiyah di Asrama Haji, Padang, Sumatra Barat, 23 November 2014.

Ia juga pernah menjabat sebagai President Religion for Peace Asia and Pacific Interfaith Youth Network (RFP-APIYN) periode 2014–2019. Ia juga tercatat pernah menjadi dosen tetap di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten.‎

Di Pilpres 2019 lalu, Dahnil ditunjuk sebagai Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Di Pilpres 2019 ini juga Dahnil berhenti menjadi pegawai negeri sipil (PNS) karena ingin fokus membantu memenangkan Prabowo-Sandi. (jpnn)

Loading...