Kabupaten Blitar Rawan Bencana Tsunami

Senin, 29 Juli 2019 15:10
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, BLITAR–Empat kecamatan di Kabupaten Blitar tercacat sebagai daerah rawan bencana. Masyarakat dan pengunjung wisata laut dituntut waspada.Masyarakat di area wisata sudah memiliki pengetahuan kebencanaan, diharap menjadi tumpuan pemerintah dalam mengurangi dampak atau kerugian bencana.”Yang punya kendaraan harus gotong royong untuk mengevakuasi,” kata Bupati Blitar, Rijanto kemarin.Diketahui, empat kecamatan di Kabupaten Blitar memiliki kerawanan bencana alam tsunami karena adanya pergeseran lempengan Indoaustralia dan Euroasia. Yakni, Kecamatan Wonotirto, Kecamatan Panggungrejo, Kecamatan Wates, dan Kecamatan Bakung.Selain kawasan hutan, tercatat ada 15 desa di sepanjang 45 kilometer (km) garis pantai di kabupaten tersebut. ”Desa-desa yang memiliki pantai indah menyimpan potensi tsunami jika ada gempa bumi masif,” tuturnya.

Tingkatkan Daya Saing, FEB UMI Gelar Lokakarya KKNIZulkifli Hasan: PAN Tak Pernah Minta-minta JabatanKemenag Sidang Isbat Penentuan Iduladha 1 Agustus

Dia mengaku, selama ini pemerintah daerah atau badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) bersama organisasi perangkat daerah (OPD) telah bahu-membahu untuk menanggulangi dampak yang ditimbulkan bencana.”Kami sudah bentuk desa tangguh dan pelatihan-pelatihan untuk meminimalkan risiko bencana,” tuturnya.Sementara itu, Kasubdit Peran Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pangarso Suryo Utomo menyatakan, ada banyak potensi bencana alam di Indonesia, termasuk tsunami.BNPB akan terus menggelar pelatihan kepada masyarakat untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan bencana. ”Ada banyak potensi bencana, selain tsunami, ada erupsi gunung berapi, banjir, tanah longsor, gempa, dan lain sebagainya. Secara berkesinambungan, kami terus berikan pemahaman terkait dengan kebencanaan,” katanya. (jp)

Komentar


VIDEO TERKINI