Laba Garuda

Senin, 29 Juli 2019 06:52

Atau ada jenis kontrak yang lebih istimewa. Yang lebih pasti. Bagi Citilink. Misalnya: kontrak dengan sistem take or pay.Perusahaan swasta itu diwajibkan membayar Rp 2 triliun. Selama 10 tahun. Tidak peduli berapa pun yang menggunakan Wi-Fi.Risiko ada di pihak swasta itu. Kalau rugi. Durian runtuh juga milik swasta itu. Kalau untung.Belum sampai selesai membuat perkiraan, saya keburu membaca berita baru: kerja sama itu dibatalkan. Ya, sudah.Tetap saja saya mengakui. Ahli keuangan itu hebat. Bisa membuat perusahaan rugi menjadi kelihatan laba. Ia yang mencarikan jalannya. Caranya. Taktiknya. Ialah yang mencarikan bedak dan gincunya.Bagi seorang yang punya ‘sikap keuangan’ tidak akan mau melakukan itu. Ia justru akan mengingatkan atasannya. Mengenai resiko bagi perusahaan. Kalau hal seperti itu dilakukan.Ada beberapa motif yang biasanya melatarbelakangi.Untuk perusahaan publik, kepintaran seperti itu semata-mata untuk menipu pasar. Agar harga sahamnya naik.Untuk sebuah perusahaan negara bisa karena sikap asal bapak senang. Atau alasan politik.

Bagikan berita ini:
10
3
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar