P2TP2A Tator Edukasi Kaum Pria Soal KDRT

Senin, 29 Juli 2019 - 09:40 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKALE– P2TP2A Tator (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Tator), gencar menekan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Bersama Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, Tana Toraja upanya ini terus dilakukan. Salah satunya dengan mengedukasi kaum pria.

Koordinator P2TP2A Tator, Rosvyta Napa melakujan sosialisasi dengan melibatkan warga dari kaum pria. Ia mengedukasi para warga tentang pencegahan kekerasan dalam rumah tangga dan anak di di kantor Kelurahan Rantetayo.

Kekerasan verbal dan fisik yang dialami perempuan dan anak dalam rumah tangga, sebagian besar dilakukan oleh suami dan kaum pria lainnya. Selain sosialisasi pencegahan kekerasan, kegiatan tersebut diisi juga materi soal pembinaan kesejahteraan keluarga.

Citilink Pindahkan Penerbangan Domestik ke Terminal 2

Usai Melahirkan, Ibu Muda Tusuk Bayinya dengan Gunting

Elektabilitas Dua Putra Jokowi Tinggi, PDIP Siap Mendukung

“Ini penting untuk memberikan pemahaman kepada mereka, kekerasan verbal dan fisik yang terjadi di dalam rumah tangga pelakunya adalah kaum pria, kita berharap justru mereka itulah yang harus mencegah,” jelas Rosvyta.

Yesaya Pamay, aktivis perlindungan perempuan dan anak mengatakan, peran dan keterlibatan kaum pria untuk pencegahan kekerasan dalam rumah tangga sangat penting. Sasaran sosialisasi pencegahan kekerasan rumah tangga terhadap laki-laki itu dianggapnya tepat.

Hingga Juli 2019, angka kekerasan bagi perempuan dan anak di Tana Toraja cukup tinggi.

“Kekerasan dalam rumah tangga itu sumber berantakannya rumah tangga, jadi ini harus diatasi segera. Program kesejahteraan keluarga ini juga penting karena jika hal ini tidak terwujud, ini pemicu kekerasan dalam rumah tangga,” jelas Yesaya, Senin, 29 Juli. (Frederich Suselisu )

loading...