PB HMI: Kampus Harus Jauh dari Ormas yang Mengadu Domba

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum PB HMI ( Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam), Respiratori Saddam Al Jihad menyatakan, kampus harus jauh dari organisasi masyarakat (ormas) yang tidak menganut ideologi Pancasila.

Ruang dialektika di kampus harus berwajah keindonesiaan, bukan indoktrinasi yang menjauhkan dari nilai-nilai Pancasila.

“Generasi milenial harus menolak ajakan ormas yang bersifat mengadu domba dan memecah belah masyarakat, karena itu adalah ormas yang menjauhkan dirinya dari khittah kebangsaan yaitu ideologi Pancasila,” kata Saddam, Minggu (28/7).

Dia menegaskan, dalam ruang bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara setiap ormas di Indonesia harus berlandaskan ideologi Pancasila. Dan yang bertentangan dengan ideologi Pancasila harus dibubarkan.

PB HMI yang berazaskan Islam dengan mengutamakan pondasi keislaman dan keindonesiaan, adalah organisasi kemahasiswaan yang mempunyai pandangan sejalan dengan ideologi Pancasila. Di mana, agenda keislaman dalam sudut pandang kader HMI tidak bertentangan dengan dan keindonesiaan.

Oposisi Rusia, Alexei Navalny Diduga Diracun

8 Makanan Mengandung Lemak Tinggi yang Bagus Dikonsumsi

Diduga Hirup Gas Beracun, Empat Pekerja Kapal di Pelabuhan Semarang Tewas

“Negara sudah harus melihat ormas yang mempunyai agenda bertentangan dengan Pancasila dan pandangan hidup keindonesiaan serta kebangsaan, harus segera ditindak tegas hingga pembubaran. Apalagi bersifat menjadi pemecah belah bangsa,” kata penulis buku “Pancasila Ideologi Dunia” ini.

Dia berpendapat, kebinekaan adalah nilai kebangsaan yang lahir karena perbedaan. Namun tetap harmonis dalam ruang keindonesiaan. Artinya sudut pandang suku, ras, agama tidak menjauhkan dari nilai keindonesiaan itu.

“Tidak ada propaganda yang mengedepankan politik identitas sekelompok mengatasnamakan SARA terlebih lagi bertindak radikalisme,” tutupnya. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...