Adnan Purichta Ichsan: Selamat Jalan Papa Tersayang

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengajak agar memaafkan ayahnya, Ichsan Yasin Limpo yang meninggal di Jepang, Selasa, 30 Agustus.

Melalui akun Facebook miliknya, Adnan memohoh agar dimaafkan apabila ada kata dan perbuatan almarhum.

“Innalillahi wainnailaihi rojiun.. Selamat jalan Papa tersayang, sekarang Papa sdh tidak merasakan sakit lagi.. Allah SWT punya rencana yg terbaik untuk Papa, Insya Allah sakit Papa adalah penggugur dosa-dosa bagaikan daun yang jatuh dari pepohonan..,” tulis Adnan.

“Sy dgn kerendahan hati memohon doa yang tulus untuk Ayahanda, Insya Allah almarhum husnul Khotimah, serta mohon dimaafkan apabila ada salah kata dan perbuatan almarhum,” tambah Adnan Purichta Ichsan.

Ichsan meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Jepang sekitar pukul 07.30. Rencananya, jenazah almarhum Ichsan Yasin Limpo, mantan bupati Gowa diberangkatkan, pukul 9.00 pagi waktu Jepang.

Kabar dari keluar menyebutkan, insyahAllah pukul 20.00 Wita Rabu 31 Juli 2019 (besok, red) jenazah diperkirakan tiba Makassar.

Info dari pihak keluarga juga menyebutkan, almarhum akan disemayamkan di rumah orangtua Jl Haji Bau Makassar. “Mohon doanya semua agar di lancarkan proses pemulangan jenazah Bpk Iksan YL,” kata rilis keluarga yang diterima fajar.co.id.

Mantan Bupati Kabupaten Gowa Ichsan Yasin Limpo (IYL) sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Juntendo, Kota Tokyo, Jepang.

Miris, Begini Kondisi Pasar Suppa Pinrang yang Banyak Tinja Hewan dan Belukar

IYL Wafat, Supriansa Kenang Saat Dibantu Uang Kuliah

Panglima TNI Bentuk Koopssus, Tugasnya Cegah Terorisme

IYL diketahui menderita sakit paru-paru. Ia sempat dirawat di Singapura beberapa pekan, lalu diterbangkan keluarga ke Tokyo Jepang 18 Juli 2019 melajutkan perawatan medis.

Selama di Jepang kondisi terus menurun hingga akhirnya IYL demikian dia disapa pergi untuk selama-lamanya. Selamat jalan Punggawa!!!

Ichsan diketahui menderita sakit paru-paru. IYL adalah salah satu tokoh politik yang dikenal peduli terhadap dunia pendidikan. Atas dedikasinya di bidang pendidikan itu, dia juga dikenal sebagai pelopor pendidikan gratis Gowa dan Sulsel secara umum.

IYL memulai karier politiknya di berbagai organisasi mahasiswa seperti Himpunan Mahawiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat dan organisasi politik.

Petualangan politiknya berawal saat ia sukses duduk di DPRD Sulsel pada periode 1999-2004 dan 2004-2005. Kemudian dilanjutkan dengan mampu keluar sebagai pemenang dalam pesta demokrasi di Kabupaten Gowa yang mengantarnya sebagai Bupati Gowa Periode 2005-2010 dilanjutkan 2010-2015. (sah)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...