IYL, Sang Petarung Berjiwa Sosial dan Komitmen

Selasa, 30 Juli 2019 - 07:46 WIB

Oleh Baso DN (Staf Perusda Sulsel)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–IYL (Ichsan Yasin Limpo) sang petualang berjiwa sosial telah tiada. Dia meninggal di Jepang, Selasa, 30 Juli.

Beberapa tahun lalu, ketika beliau masih menjabat selaku anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Golkar, saya menghadap dikantor almarhum dalam kapasitas selaku Sekretaris Umum Gerakan Pemuda Makassar (GPM), dan beliau pada posisi selaku Ketua Dewan Penasehat GPM.

Kedatangan saya menghadap karena ingin melaksanakan acara konsolidasi organisasi, dan mengumpulkan seluruh anak cabang organisasi dari 14 kecamatan se-Kota Makassar.

Duka Menyelimuti Keluarga Besar Bupati Gowa

Ichsan Yasin Limpo Meninggal Dunia di Jepang

Saat itu, ada keinginan almarhum untuk ikut bertarung di Makassar memperebutkan kursi nomor satu di Kota Makassar, meskipun pada akhirnya almarhum mengurungkan niat dan mengarahkan dukungan kepada Pak IAS (Ilham Arief Sirajuddin), dengan sejumlah rentetan peristiwa yang puncaknya ketika terjadi perseteruan antara Haris Yasin Limpo dengan Apiaty Kamaluddin di ruang rapat paripurna saat penyampaian visi misi kandidat.

Saat saya menghadap almarhum dan menyampaikan susunan acara dan segala kebutuhan yang harus dipersiapkan, dan saya menyebutkan jumlah dana yang dibutuhkan saat itu sekitar kurang lebih Rp30 jutaan, spontan almarhum mengatakan: “Daripada kamu nanti kekurangan dana, maka ambil ini dana sebesar Rp50 jutaan” katanya dibarengi kalimat acara harus sukses dan peserta yang diundang harus datang.

Itulah almarhum dengan jiwa sosialnya tidak mau melihat apapun terlaksana dengan ketidaksempurnaan. Begitupun ketika almarhum hadir diacara konsolidasi organisasi tersebut, semua peserta yang hadir mendapat bingkisan amplop yang isinya sejumlah uang.

Presiden Jokowi Impikan Danau Toba Jadi Wisata Dunia

6 Bulan Ada 31 Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Pekalongan, Tersebar di 12 Kecamatan

Ichsan Yaslin Limpo, Pelopor Pendidikan Gratis Itu Telah Pergi

Demikian pula ketika bertarung di Kabupaten Takalar untuk menjadi bupati, meskipun sempat tertunda keberhasilannya, almarhum menjadi bupati kala itu, namun semua pihak yang berinteraksi dengan almarhum tak ada satupun orang yang tidak puas, bahkan mendapat nilai positif atas dukungan yang diberikan kepada almarhum.

Akhirnya, selamat jalan teman, sahabat dan saudaraku Dg Ngemba, Ichsan Yasin Limpo, Punggawa…namamu telah mengukir sejarah perpolitikan di republik ini, sebagai seorang politisi yang memiliki jiwa petarung tapi memiliki jiwa besar, jiwa sosial dan komitmen yang tinggi.

Namamu akan terukir indah dalam hati dan sanubari setiap orang. Kami semua tak pernah menyesal mengenal dan berteman serta bersahabat dengan denganmu…

Selamat jalan Dg Ngemba, IYL, Ichsan Yasin Limpo sang Punggawa, semoga Husnul Khatimah… (B 450 DN)