Jalan Angker, Ada Perempuan Tertawa dan Kondom Bekas

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TARAKAN — Jalan angker, warga merasa tidak nyaman saat melintas di Jalan Kuburan Cina, RT 11 Kelurahan Gunung Lingkas, Kota Tarakan, Kaltara.

Ketua RT 11, Panut Darmoko mengungkapkan, meski kawasan tersebut jarang terjadi kecelakaan, namun tidak adanya penerangan jalan membuat warga cukup khawatir.

Terlebih, beberapa warga sudah mengalami kejadian hal aneh. Sehingga membuat warga takut melintasi kawasan tersebut seorang diri.

“Jarang memang kecelakaan cuma banyak warga mengalami hal aneh seperti membonceng seseorang, mendengar suara orang menangis atau mendengar suara perempuan tertawa. Makanya kami berharap ada lampu penerangan supaya tidak ada warga yang takut lagi,” terangnya (28/7).

Meski oleh sebagian besar warga dianggap angker, jalan itu menjadi favorit kalangan remaja untuk berpacaran. Ia menerangkan, warga pernah beberapa kali menangkap pasangan yang berduaan di lokasi tersebut. Juga pernah ditemukan kondom bekas.

“Beberapa kali di sini warga melihat remaja pacaran. Dan beberapa orang melapor pernah mendapatkan alat kontrasepsi, kaleng lem beserta plastik dan botol miras. Kondisi yang banyak ditakuti warga ini dimanfaatkan oleh remaja yang tahu kalau kondisi di sini saat malam sepi,” tuturnya.

Ia melanjutkan, sebenarnya ia sejak dulu mengusulkan pengadaan penerangan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Sehingga tahun depan ia berharap kawasan tersebut dapat dipasang penerangan jalan. Agar masyarakat dapat lebih merasa nyaman saat melintas.

Ramadani Ajak Pacar ke Indekos, Maka Terjadilah

Nikita Mirzani Sindir Barbie Kumalasari, Isinya Ini

Jenazah IYL Tiba Besok Malam di Makassar, Disemayamkan di Kediaman Orangtua Jalan HJ Bau

“Sudah beberapa kali saya usulkan itu, kita tidak minta banyak-banyak dan mahal kok. Cuma penerangan saja. Karena penerangan ini manfaatnya tidak dirasakan warga di sini saja tapi juga orang lain yang melewati jalan ini,” pungkasnya.

Ia berharap semoga PJU di kawasan tersebut secepatnya terpasang agar masyarakat tidak merasa was-was saat melintas di malam hari. Selain itu, terpasangnya PJU juga dapat meminimalisir kejadian kriminalitas pada lokasi tersebut.

“Mudah-mudahan segera dipasang, jadi warga sini juga sudah tidak terlalu takut mau keluar malam dan tidak ada yang memanfaatkan tempat ini lagi untuk bermaksiat,” harapnya. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...