JK: Aswar Hasan itu Saya Kenal, Dia Bukan Pendukung Radikalisme

Selasa, 30 Juli 2019 16:06

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan Azwar Hasan,Komisioner terpilih Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk masa bakti 2019-2022 bukanmerupakan pendukung gerakan radikal Islam.”Azwar itu bukan orang radikal, dia itu orang baik, orang yang moderat. Justru Azwarmeredam orang yang memiliki keinginan macam-macam,” ujar Wapres JK ketika ditanyaterkait sosok Azwar Hasan dengan kegiatan radikal Islam, Selasa (30/7/2019).Seperti diketahui Azwar Hasan merupakan salah satu Komisioner KPI yang baru saja dipilihDPR untuk menjabat masa bakti 2019-2022. Terpilihnya Azwar menimbulkan polemik karenadianggap mendukung gerakan Islam radikal dengan bergabung dalam Komite PersiapanPenegakkan Syariat Islam di Makassar.Menurut JK, organisasi tersebut bukan organisasi radikal Islam. Komite PersiapanPenegakkan Syariat Islam Makassar merupakan kumpulan berbagai ormas Islam di Makassarseperti NU, Muhammadiyah dan berbagai ormas Islam lainnya yang menginginkan syariatIslam ditegakkan.”Dia (Azwar Hasan) memang pernah menjabat sebagai sekretaris (sekjend) di organisasi itu.Organisasi itu hanya mengingikan syariat Islam ditegakkan, tidak ada yang salah dengan itu,tidak ada unsur radikalisme disana,” ungkap JK.Ia menambahkan makna dalam menjalankan Syariat Islam itu sederhana sehingga tidak adaunsur radikalisme.”Syariat Islam itu seperti menjalankan puasa, menjalankan salat, bahkan setiap hari kitamengenakan baju yang pantas untuk orang lain itu Syariat Islam, jadi tidak ada unsur radikaldisana,” ujar JK.

Komentar


VIDEO TERKINI