Miris, Begini Kondisi Pasar Suppa Pinrang yang Banyak Tinja Hewan dan Belukar

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, PINRANG –Kondisi Pasar Rakyat Suppa di Kampung Lakessi, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, sangat memprihatinkan. Pasar itu, kini banyak belukar setinggi orang dewasa.

Meski diklaim sudah rampung. Namun belum setahun pasar induk itu juga kedua los pasar itu, sudah sangat memprihatinkan. Banyak lampu pasar yang belum terpasang. Jalan beton sudah berlubang. Retak.

Parahnya lagi masih ada lantai yang belum dipasangi tegel. Khususnya pada dua los pasar yang dibangun sejak 2015 itu. Ini belum tak adanya drainase.

Sebelumnya, pasar yang dibangun dalam dua tahap itu yakni pada 2015 lalu dan pada 2018, kini sudah menjadi kandang hewan. Ada banyak tinja sapi juga kambing di sekitar pasar itu.

Pembangunan pasar ini, dilaksanakan oleh PT Bumi Perkasa Sidenreng. Dimana pada 2018 mengelola anggaran APBN Rp5 miliar lebih dan pada 2015 mengelola Rp866 juta untuk pembangunan dua los pasar di sekitar pasar induk.

Warga setempat, Ramli membeberkan, setelah kedua los ini dibangun memang sempat ramai pembeli juga pedagang. Tetapi bukan di pasar induk itu. Melainkan hanya dua los pasar itu.

“Yang ramai yang kedua los pasar itu yah. Bukan pasar induk itu. Yang baru dibangun pada 2018 itu,” ujarnya saat dijumpai disekitar pasar terbengkalai itu, sesaat lalu.

Wakil Bupati Pinrang, Alimin, mengatakan juga sudah meninjau kondisi pasar ini dan benar adanya. Sangat memprihatinkan. Olehmya itu pada rapat dengar pendapat dengan warga dan sejumlah pedagang di Kantor Kecamatan Suppa, hari ini, Selasa (30/7/2019), harus difungsikan.

“Saya meminta agar pak Camat perhatikan ini. Benahi dulu di sana. Begitu pula dengan kepala Disperindag Pinrang. Harus segera benahi,” tegasnya. (sua)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...