Pasangan Selingkuh Buat Warga Gempar, Begini Kondisinya

Selasa, 30 Juli 2019 - 14:41 WIB

FAJAR.CO.ID, SIDOARJO– Pasangan selingkuh ditemukan bersimbah darah. Itu membuat warga Waru, Sidoarjo, Jatim gempar.

Sang perempuan Nur Aini, 25, saat ini masih dirawat di RS Bhayangkara karena masih kritis. Sedangkan teman prianya, Muhammad Rofii, 28, tewas.

Berdasar informasi yang dihimpun, pembunuhan dengan membacok dua korban tersebut terjadi pada pukul 16.30 Awalnya, warga dikagetkan dengan teriakan Sum, pembantu di rumah Aini.

”Tolong. Tolong. Begitu,” kata Wahyuni, warga yang berada tidak jauh dari rumah korban.

Teriakan itu kontan saja menarik perhatian warga sekitar. Mereka berdatangan ke rumah berlantai dua yang selama ini ditinggali Aini. Nah, pemandangan mengerikan pun terlihat.

Aini, si penghuni rumah, ditemukan terkapar di kamar lantai 2. Tepatnya di dekat pintu. Saat itu korban memakai kaus hitam dan bawahan kain batik.

Dia bersimbah darah. Di dekatnya, terdapat Rofii yang juga mengenakan kaus hitam dan celana jins. Nasib mereka sama. Keduanya tidak sadarkan diri.

Kejadian tersebut tentu saja membuat warga gaduh. Massa berdatangan ke lokasi. Beberapa saat berselang, sejumlah polisi tiba.

”Yang perempuan masih bernapas,” ungkap salah seorang petugas yang enggan menyebutkan namanya. Aini lantas dievakuasi ke rumah sakit terdekat dengan pikap. Dia dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Jatim.

Menurut pantauan di lokasi, Rofii baru dievakuasi petugas pada pukul 18.30. Tubuhnya dimasukkan kantong kuning jenazah. Dia juga dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim.

Insiden itu tidak hanya menarik perhatian warga sekitar. Kapolresta Sidoarjo Kombes Zain Dwi Nugroho juga mendatangi TKP.

”Belum bisa dipastikan kedua korban pasutri atau bukan,” ujarnya.

Yang pasti, kata dia, petugas sudah melakukan olah TKP. Tujuannya adalah mendapatkan gambaran utuh. ”Nanti kalau ada perkembangan disampaikan lagi,” tutur alumnus Akpol 1997 tersebut.

Zain menjelaskan, terdapat luka di beberapa tubuh pasangan selingkuh itu. Baik Aini maupun Rofii. ”Di pinggang dan tangan. Itu sayatan benda tajam. Bukan tumpul,” jelasnya.

Nia, salah seorang warga, memberikan pernyataan mengejutkan. Aini ternyata sedang hamil tiga bulan.

”Warga Kalikondang Akan Selalu Ingat Kebaikan TNI”

Kemenkumham Sulbar Minta Ormas Mesti Berasas Pancasila

Anda Lansia, TNI/Polri, Veteran atau Wartawan? Ada Potongan Harga Tiket Kereta

”Mengandung anak ketiga,” terangnya. Aini, lanjut dia, adalah istri Lukman. Bukan Rofii. ”Suaminya pulang kampung ke Madura,” ungkapnya.

Lukman dan Aini memiliki dua anak. Anak sulung mereka bernama Rizki. Anak kedua bernama Nadira. ”Yang besar baru SD kelas II,” katanya.

Disinggung tentang asal usul Rofii, Nia hanya menggelengkan kepala. Dia tidak tahu.

Menurut dia, selama ini banyak orang yang keluar masuk ke rumah Aini. ”Bertamu biasa, kurang tahu maksud tujuannya,” ucapnya.

Rohman, warga lain, menyebutkan bahwa terduga pelaku pembacokan merupakan saudara Lukman. Mereka diduga Iskandar, 37, dan Sahid, 35. ”Dua orang. Itu pamannya Lukman,” paparnya.

Mereka terlihat masuk ke rumah sebelum pembantu korban teriak minta tolong. ”Tidak ada yang tahu keluarnya,” ujarnya. ”Mereka juga kos di Waru. Tetapi, saya kurang tahu di mana,” lanjutnya.

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Ali Purnomo belum mau berkomentar tentang identitas dua pelaku tersebut. Dia ingin memastikan lebih dulu. ”Yang pasti, diupayakan agar segera terungkap,” tegas mantan Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya tersebut. (jpnn)

loading...