Praperadilan Kivlan Zen Ditolak PN Jaksel

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), menggelar sidang praperadilan dengan agenda putusan yang dimohonkan Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen, Selasa (30/7).

Dalam sidang putusan, hakim tunggal Achmad Guntur, menolak seluruh permohonan praperadilan Kivlan.

“Permohonan pemohon ditolak seluruhnya,” kata hakim Guntur di dalam sidang praperadilan dengan agenda putusan, Selasa, 30 Julu.

Penolakan sidang praperadilan ini membuat status tersangka Kivlan sah secara hukum. Hakim juga menilai proses penahanan kepolisian kepada mantan Kepala Staf Kostrad itu tidak melanggar hukum.

“Permohonan pemohon tentang penetapan tersangka dan penangkapan dan penyitaan tidak beralasan,” ungkap hakim Guntur.

Sebelumnya Polda Metro Jaya menetapkan Kivlan Zen sebagai tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal.

Adnan Purichta Ichsan: Selamat Jalan Papa Tersayang

Miris, Begini Kondisi Pasar Suppa Pinrang yang Banyak Tinja Hewan dan Belukar

Tidak Memenuhi Syarat, Kapal Pengangkut BBM Tertahan di Dermaga Maccini Baji

Penetapan tersangka itu setelah penyidik melakukan pengembangan terkait kasus kerusuhan 21-22 Mei 2019.

Kivlan kemudian ditahan di Rutan Guntur Polda Metro Jaya sejak 30 Mei 2019 selama 20 hari. Polisi selanjutnya memperpanjang masa penahanan Kivlan selama 40 hari terhitung sejak Selasa (18/6) lalu.

Kivlan yang tidak terima menjadi tersangka dan ditahan, mengajukan praperadilan ke PN Jaksel. Selain itu, Kivlan juga tidak terima dengan proses penahanan dan penyitaan barang bukti yang dilakukan Polda Metro Jaya. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...