Tidak Memenuhi Syarat, Kapal Pengangkut BBM Tertahan di Dermaga Maccini Baji

Selasa, 30 Juli 2019 - 11:42 WIB
ilustrasi

FAJAR.CO.ID,PANGKEP— Kapal pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) tertahan di Dermaga Maccini Baji, Kecamatan Labakkang. Pasalnya kapal tersebut dinilai berbahaya untuk mengangkut BBM ke pulau terluar Kabupaten Pangkep.

Hal itu diterangkan Kepala Bidang Pelabuhan dan Keselamatan Pelayaran Dishub Pangkep, Husni Tamrin. Menurutnya sudah beberapa pekan kapal tersebut tertahan di Dermaga Maccini Baji.

“Kapal itu tidak layak untuk berlayar mengangkut BBM. Pasalnya ada beberapa persyaratan khusus kapal angkut BBM yang tidak terpenuhi. Hal itu sangat berbahaya untuk perjalanan jauh, apalagi ini memakan waktu berjam-jam untuk sampai ke lokasi,” bebernya.

Lebih lanjut diterangkan bahwa, pelarangan berlayar terhadap kapal pengangkut BBM tersebut semata untuk keselamatan pelayaran.

“Pelarangan berlayar ini semata untuk keselamatan saja. Sebab sangat mengkhwatirkan, ada banyak yang harus diperhatikan. Kapal itu bukan kapal khusus pengangkut BBM. Tetapi hanya dimodifikasi, namun tidak sesuai dengan aturan,” paparnya.

Ia juga menjelaskan bahwa, yang harus dilengkapi kapal tersebut, diantaranya BBM harus dikemas dalam drum dan dipastikan drum tersebut tidak bocor, kapal harus dilengkapi dengan peralatan pemadam kebakaran.

“Jadi tidak boleh juga ada aktivitas menyalakan api selama kapal itu mengangkut BBM. Tidak boleh ada kompor. Ini yang harus betul-betul diperhatikan. Jika tidak, maka kapal akan tetap tertahan di Dermaga,” paparnya.

Tidak hanya itu, Husni Tamrin juga menyampaikan bahwa, kapal pengakut BBM tujuan Pulau Matalaang, Desa Sabalana, Kecamatan Liukang Tangaya sebenarnya sudah ditahan di Pelabuhan Paotere, tetapi berlayar lagi ke Pangkep untuk mendapat izin berlayar di Pangkep.

“Sebenarnya kapal ini sudah ditahan di Makassar. Tetapi mereka ke Pangkep lagi. Kita juga harus ketat dengan aturan yang ada,” pungkasnya.(fit)

loading...