Calon Menteri Golkar Sudah di Kantong Airlangga Hartanto

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Calon menteri yang akan disodorkan Partai Golkar kepada Jokowi, sudah ada di kantong Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartanto.

Sebelumnya, presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) sudah meminta para ketua umum partai pengusungnya, untuk bisa menyodorkan nama-nama kadernya yang akan ditunjuk menjadi calon menteri.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP Parai Golkar, Ace Hasan Syadzily mengatakan ketua umumnya, Airlangga Hartarto sudah memiliki nama-nama yang akan disodorkan ke Presiden Jokowi. Sehingga tunggu waktunya saja untuk menyodorkannya.

‎”Nama-nama tersebut sudah ada di kantong Ketua Umum Partai Golkar, Pak Airlangga Hartarto,” ujar Ace kepada wartawan, Rabu (31/7).

‎Wakil Ketua Komisi VIII DPR juga menuturkan, Presiden Jokowi sudah meminta kepada Partai Golkar bisa memberikan kader-kader yang berkualitas. Sehingga nantinya bisa dipilih untuk menjadi menteri di pemerintahan.

“Presiden Jokowi meminta kepada Partai Golkar untuk mengisi portofolio kabinet yang dibutuhkan sesuai dengan bidangnya, tentu kami memiliki kader-kader untuk mengisi portofolio yang dikehendaki beliau,” katanya.

Ace berujar, ‎Partai Golkar sangat percaya bahwa Presiden Jokowi memiliki penilaian yang sangat obyektif untuk memilih mana figur yang tepat dalam membantu dirinya di kabinet. Sehingga dia sangat paham yang dibutuhkan bangsa ini.

“Presiden Jokowi tentu tahu mengetahui mana figur-figur yang memiliki kompetensi, integritas, kemampuan manajerial dan bertindak cepat dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang perlu diambil keputusannya,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Golkar menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi dalam menentukan kabinetnya. Golkar tidak melakukan intervensi-intervensi. Sebab Presiden Jokowi lebih mengetahui sosok menteri seperti apa yang diinginkannya.

Hidayat Nur Wahid: PKS di Luar Kabinet, Tak Perlu Dicurigai

Selamat Jalan Pejuang KKN Afrika Selatan!

Seragam Baru Paskibraka hanya Bagi yang Berhijab

‎”Soal kabinet itu hak preogratif Pak Jokowi untuk menentukan komposisi dan figur yang dibutuhkan untuk bekerja sesuai dengan visi, misi dan program yang telah dirumuskan dalam nawacita jilid kedua,” pungkasnya.

Sebelumnya Presiden terpilih Jokowi sudah meminta para ketua umum menyodorkan nama-nama kadernya untuk menjadi menteri di kabinetnya. Namun Jokowi berujar, para ketua umum partai belum memberikan nama-nama tersebut.

Sementara Wakil Sekretaris Jenderal PPP, Achmad Baidowi mengatakan Presiden Jokowi meminta sembilan nama kader partai berlogo Kakbah tersebut. Namun PPP belum memberikan nama, menunggu arahan selanjutnya Presiden Jokowi, seperti menteri seperti apa yang diinginkan. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar