Ikan Tuna yang Diekspor Perdana ke Thailand Capai 25 Ton

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, AMBON -- Ekspor produk ikan tuna langsung dari daerah itu ke negara tetangga, Thailand. Ikan yang diekspor perdana capai 25 ton. Tim peningkatan ekspor Maluku, yang terdiri dari Bea Cukai, pemerintah daerah, dan instansi pemerintah/kementerian lembaga terkait, terus melaksanakan kerja sama guna peningkatan ekspor langsung dari wilayah Maluku. Kerja sama tersebut telah mendorong eksportir baru yaitu, CV Sumber Harta Laut Mas, untuk melakukan ekspor perdana produk ikan tuna langsung dari Ambon dengan tujuan Thailand. Jenis ikan yang diekspor adalah frozen yellowfin tuna sebanyak 25 ton, yang dimuat dalam 1 kontainer 40 feet, dengan nilai devisa ekspor sebesar USD55.000. Kakanwil Bea Cukai Maluku, Finari Manan turut melakukan pelepasan ekspor perdana ikan tuna ke Thailand, bersama dengan Kadis Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, Elvis Pattiselano, GM Pelindo 4 Cabang Ambon, Adi Sutrisno, dan perwakilan dari BKIPM Ambon, serta perwakilan dari eksportir CV Sumber Harta Laut Mas, di pelabuhan Yos Sudarso, Ambon.
Gerakan Mamuju Mappaccing Bakal Bergaung Mega-Prabowo Bertemu, Partai Koalisi Jokowi Terguncang Hadapi Revolusi Industri 4.0, Ini Yang Disiapkan Kota Semarang
Pada kesempatan tersebut, Finari Manan menyampaikan apresiasi atas usaha dan kerja sama Tim Peningkatan Ekspor Maluku yang tiada henti, untuk mendorong peningkatan ekspor langsung dan wilayah Maluku guna peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Maluku. “Ekspor langsung ikan tuna ke negara tujuan Thailand yang dilakukan hari ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi yang tiada henti dari tim peningkatan ekspor Maluku dalam menjalankan perannya sebagai fasilitator untuk mempermudah kegiatan ekspor produk komoditi dari wilayah Maluku,” ujarnya. (jpnn)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan