Jelang Iduladha, Dinas Pertanian Lakukan Pemeriksaan Hewan Ternak Sapi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAROS — Guna mengantisipasi adanya hewan kurban yang tidak layak jelang Idul Adha Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan turun melakukan pemeriksaan kesehatan ternak sebelum dipotong, Rabu, 31 Agustus di salah satu Rumah Potong Hewan (RPH) di Desa Alatengae Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Muh Nurdin mengatakan jelang Idul Adha pihaknya melakukan pemantauan pada seluruh peternakan yang ada di Maros.

“Jadi selain dilakukan pemantauan ternak yang akan disembelih, kita juga melakukan verifikasi untuk mendapatkan sertifikasi halal khusus untuk RPH H Pacong. Karena ini salah satu persyaratan kedepannya ” katanya.

Apalagi kata dia, hewan ternak sapi jika ingin disembelih harus memenuhi syarat dari sisi kesehatan juga sisi kehalalan.

“Salah satu untuk mendapatkan sertifikasi harus dilakukan verifikasi,” sebutnya.

Dari hasil pemeriksaan, kata dia, hewan ternak sapi di RPH yang di kunjungi kondisi nya sehat.

“Menjelang idul kurban intensitas peredaran hewan kan cukup tinggi, baik dari luar maupun dari Maros. Sehingga harus dipantau dengan baik,” katanya.

Sementara itu, dokter hewan pada Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros, drh Nana Juwita mengatakan sebelum disembelih atau dikurbankan pihaknya terlebih dahulu melakukan pemeriksaan ante mortem.

Pemeriksaan ante mortem ini untuk.menentukan umur sap dimana itu dilihat dari gigi nya.

“Kita lakukan pemeriksaan ante mortem seperti memeriksa umur sapi karena syarat sapi bisa dikurbankan itu dua tahun ke atas. Untuk menentukan umur dilihat darinjumlah giginya, kalau tumbuh dua sudah layak dipotong,” jelasnya.

Selain itu kata dia, dalam pemeriksaan ante mortem itu juga diperiksa kondisi sapi. Apakah cacat atau tidak.

“Juga kondisi Body Condition Scor (BCS) atau postur tubuhnya dan cara berdirinya. Apakah pincang atau tidak, kemudian kulitnya mulus atau tidak. Karena itu kategori sehat dan bebas cacingan. Juga dilihat matanya bersih atau tidak, cerminan hidungngnya dilihat sebab normalnya cerminan hidungnya basah dan testis lengkap,” paparnya.

Kepala UPTD Pusat Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, drh Ujistiani Abidin, mengatakan, tidak hanya sebelum disembelih. Pihaknya juga melakukan pemeriksaan setekah disembelih atau post mortem. (rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...