Jelang Luwu Raya Hapus Tato, MaHTaN Hadirkan Kelas Inspirasi

Rabu, 31 Juli 2019 - 21:14 WIB
IST

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Setelah berjalan dua bulan berdirinya komunitas Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (MaHTaN). Komunitas yang berada di jalur dakwah lewat gerakan Hapus Tato.

Tiga hari sebelum tur ke Kabupaten Palopo pada acara Luwu Raya Hapus Tato yang rencananya akan diadakan pada Sabtu-Ahad, tanggal 2-3 Agustus 2019 di Masjid Raya Palopo.

Komunitas MaHTaN melakukan kelas inspirasi pada Rabu, 31 Juli malam ini, di Masjid Al Urwaah, Jalan Kumala II.

Dimana dalam Kelas inspirasi ini sebagai narasumber yakni penerima manfaat yang sudah memutuskan untuk menjadi relawan yakni, Haslan Hamid dan Muhammad Rusdi.

Relawan ini sama-sama pernah merasakan kerasnya kehidupan di Pondok Lembaga Pemasyarakatan (LP). Aslan pernah menjalani masa pondokan tujuh tahun dengan Kasus pembunuhan. Lain halnya Rusdi atau Nando dengan kasus narkoba.

Inti dari keduanya sungguh begitu berat perjalanan mereka untuk menuju hijrah karena mereka memiliki tato. Seperti kita ketahui bahwa pandangan masyarakat bahwa tato indentik dengan kriminal. Maka dari itu, alasan MaHTaN hadir sebagai wadah merangkul bagi masyarakat yang ingin menghapus tatonya.

Dr Abdul Asiz menambahkan sesungguhnya tato itu bukanlah kriminal melainkan seni melukis tubuh. Hanya saja, seni yang dilarang Allah. “Dan, penggalan kalimat yang sangat menyentuh kami saat Ketua MaHTaN menganggap diri bermanfaat ketika bisa mengulurkan tangan untuk orang lain,” katanya. (ama)

loading...