KPK Sayangkan Politikus Nasdem Tak Patuh Hukum

FAJAR.CO.ID, JAKARTA--  KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) mempertimbangkan menghadirkan Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita, saksi di persidangan kasus suap dan gratifikasi yang menjerat politikus Golkar, Bowo Sidik Pangarso.

Sebab, Enggar sudah tiga kali mangkir dari panggilan KPK di tingkat penyidikan terkait perkara gratifikasi Bowo Sidik Pangarso.

Sementara KPK sudah melimpahkan berkas Bowo Pangarso ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta untuk disidangkan. “Nanti jaksa penuntut umum akan mempertimbangkan apakah perlu memanggil yang bersangkutan kembali atau memanggil saksi-saksi yang lain,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (30/7).

Febri menyayangkan sikap Enggar yang tidak taat hukum untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus Bowo. Mangkirnya Enggar dinilai sebagai contoh buruk yang ditunjukkan penyelenggara negara setingkat menteri.

“Boleh dibilang kami sesalkan ya, ketika ada penyelenggara negara apalagi setingkat menteri tidak cukup memberikan contoh yang baik untuk hadir dalam proses pemeriksaan sebagai saksi di KPK,” ucap Febri.

Ketika Tentara Belajar Ternak Kambing di Sela TMMD

Tim Teknis Kasus Novel Baswedan Mulai Bekerja Agustus

Boris Brexit

Mantan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) ini menyebut, seharusnya Enggar dapat menunjukkan itikad baik dengan sikap komitmen untuk mendukung upaya pemberantasan korupsi. Namun, sikap tersebut tidak ditunjukkan oleh politikus Partai Nasdem tersebut.

“Padahal kita tahu Presiden juga sangat berkomitmen dengan pemberantasan korupsi sebagaimana yang sering disampaikan oleh Presiden,” tegas Febri.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...