Mahasiswa KKN Unhas Hidupkan Kembali Tradisi Lokal Massureq Desa Paccekke

Rabu, 31 Juli 2019 - 16:26 WIB
IST

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Mahasiswa kuliah kerja nyata Universitas Hasanuddin (KKN UNHAS) yang ditempatkan di Desa Paccekke Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru menggalakkan tradisi lisan suku Bugis yang dinamakan Massureq.

Tradisi ini merupakan tradisi mendendangkam atau melantunkan syair-syair (resitasi) pada pembacaan kitab kuno La Galigo atau Sureq Meong Mpalo Karellae. Tradisi Massureq yang diajarkan oleh Mahasiswa KKN Unhas diadakan khusus kepada Petani atau masyarakat agraris di daerah itu.

Abdi Mahesa selaku inisiator dari kegiatan itu mengakui pentingnya Budaya Lokal masyarakat agraris tersebut diangkat sebagai tumpuan edukasi dan pranata sosial budaya hari ini dalam pondasi kearifan lokal. Mahasiswa Jurusan Sastra Bugis-Makassar Fakultas Ilmu Budaya Unhas ini menyampaikan alasan atas ide nya tersebut. Menurutnya tradisi ini sangat multifungsi dalam membangun konstruksi sosial masyarakat bugis hari ini yang mulai mengalami krisis identitas.

Tradisi Massureq yang biasanya dibacakan sewaktu upacara adat Maddoja Bine ini mengingatkan masyarakat agar senantiasa menjaga keharmonisan terhadap lingkungan dan relasi sosial. Selain itu, Abdi Mahesa melihat tradisi ini berfungsi sebagai Sarana Edukatif dalam mentransformasi spirit dan nilai budaya yang dinamis sehingga bisa lestari kebertahanan bahasa bugis melalui proses transmisi dan sosialisasinya.

“Banyak orang tua yang merindukan hadirnya Budaya ini yang sudah lama tidak didendangkan dan mereka memintaku untuk mengadakan latihan membaca sureq,” ungkapnya.

Eksistensi Massureq hari ini hanya bisa dijumpai dari ritual Maddoja Bine dan tradisi ini menjadi isu menarik hari ini terkait masalah eksistensinya dimana swasembada pangan yang digaungkan lewat program intensifikasi pertanian yang melahirkan temuan benih padi hasil rekayasa sebagai varietas unggul yang tentu membuat varietas lokal akan hilang bersama kaidah-kaidah kesakralannya termasuk Maddoja Bine ini. (ind)

loading...