Muslim Uighur di Xinjiang, Ini Klaim Terbaru Tiongkok

Rabu, 31 Juli 2019 08:26
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, BEIJING — Muslim Uighur yang sebagian besar dikirim ke pusat penahanan massal di Xinjiang, Tiongkok saat ini telah kembali ke masyarakat.Begitu kata Wakil Ketua Dewan Xinjiang, Alken Tuniaz dalam sebuah pengarahan di Beijing, Selasa (30/7).”Saat ini, sebagian besar orang yang telah menerima pelatihan telah kembali ke masyarakat, kembali ke rumah,” kata Tuniaz.Tetapi dia menolak memberikan perkiraan berapa banyak warga yang telah kembali ke masyarakat. Dia hanya menyebut bahwa jumlahnya dinamis dan sebagian besar dari mereka berhasil mendapatkan pekerjaan.Tuniaz dalam kesempatan yang sama juga mengecam pandangan buruk internasional soal pusat penahanan itu.

Penjara Altamira Rusuh, 57 Tewas dan 16 TerpenggalNafa Urbach Marah Millen Ngaku Pernah Berhubungan ZLPasangan Mendadak Suka Olahraga, Waspada Jangan-jangan Selingkuh

“Masing-masing negara dan media berita memiliki motif tersembunyi, telah membalikkan yang benar dan yang salah, dan memfitnah dan mencoreng (Tiongkok),” jelasnya, seperti dimuat Reuters.Pusat penahanan muslim Uighur itu diketahui menjadi sorotan dunia sejak beberapa waktu terakhir. Pakar dan aktivis Amerika Serikat mengatakan setidaknya 1 juta etnis Uighur, dan anggota kelompok minoritas muslim lainnya, telah ditahan di pusat penahanan di wilayah barat itu.Tiongkok menggambarkan kamp-kamp itu sebagai pusat pelatihan kejuruan untuk membantu membasmi ekstremisme agama dan mengajarkan keterampilan kerja baru.

Komentar