Muslim Uighur di Xinjiang, Ini Klaim Terbaru Tiongkok

Rabu, 31 Juli 2019 08:26

Selama ini, Pemerintah Tiongkok membantah kabar keberadaan satu juta Muslim Uighur yang ditahan di kamp interniran. Bantahan tersebut menyusul keprihatinan yang diajukan oleh anggota komite hak asasi manusia PBB, bahwa wilayah Xinjiang, telah berubah menjadi sesuatu yang mereka sebut menyerupai kamp interniran besar-besaran dan dilakukan secara rahasia.

Pengamat Politik Bilang Trah Soekarno Tak Masuk KabinetTertimbun Tebing Longsor, Pekerja Tambang Tewas

Sebelumnya, pakar hak asasi manusia Gay McDougall, yang merupakan anggota Komite PBB untuk Penghapusan Diskriminasi Rasial, pada pekan lalu menyoroti sebuah laporan yang menyebutkan, lebih dari satu juta etnis Uighur dan minoritas Muslim Turki lainnya, ditahan di pusat-pusat kontra-ekstremisme.“Setidaknya terdapat dua juta orang yang dipaksa ikut dalam pelatihan pendidikan ulang untuk ‘indoktrinasi politik dan budaya’,” kata McDougall beberapa waktu lalu, saat menyebut temuan beberapa kelompok hak asasi manusia.Tidak terima dengan tuduhan tersebut, seorang pejabat Negeri Tirai Bambu itu pun menampik kabar tersebut dalam sebuah penampilannya di hadapan komite pada hari Senin, menekankan jika semua warga Xinjiang, termasuk warga Uighur, menikmati kebebasan dan hak yang sama.Ma Youqing, salah satu dari  50 pejabat tinggi China, mengatakan: “Argumen yang menyebutkan bahwa ada satu juta orang Uighur yang ditahan di pusat-pusat pendidikan ulang, adalah sangat tidak benar.”  (jpnn)

Bagikan:

Komentar