PAN Miliki 3 Gelagat Gabung Jokowi-Ma’ruf

Rabu, 31 Juli 2019 10:29

RAKERNAS III PAN : (dari kiri) Ketua Panitia Penyelenggara Yandri Susanto, Walikota Bogor Bima Arya, Walikota Bandung Ri...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– PAN (Partai Amanat Nasional) belum menentukan sikap politiknya usai Pilpres 2019. Namun sudah ada gelagat siap bergabung ke koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin.Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin mengatakan, kemungkinan PAN akan bergabung ke koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin. Sebab saat ini partai yang dikepalai oleh Zulkifli Hasan sudah menunjukan kode-kode ingin masuk ke dalam koalisi pemerintah.‎”Iya PAN sepertinya sudah ingin gabung ke koalisi Jokowi-Ma’ruf. Karena PAN sudah menunjukan arahnya ingin masuk koalisi,” ujar Ujang kepada JawaPos.com, Rabu (31/7).Ujang menduga, sikap politik PAN akan‎ seperti di 2014 lalu. Saat itu PAN mendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan masuk ke Koalisi Merah Putih (KMP). Namun setelah Jokowi-Jusuf Kalla dinyatakan menang di Pilpres. PAN keluar dari KMP dan bergabung ke pemerintah.“Artinya bisa jadi sikap politiknya seperti dahulu. Setelah Prabowo Sandi kalah bergabung Jokowi-Ma’ruf Amin,” katanya.Sementara mengenai PAN yang ingin gabung ke koalisi tanpa meminta jatah menteri, menurut Ujang, hanya bagian dari strategi politik saja. Sebab saat ini sudah ada penolakan dari partai-partai koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin yang tidak ingin ada partai baru.Hal itu karena jatah kursi menteri akan berkurang. ‎”Jadi enggak minta jatah menteri strategi saja. Karena siappun berkoalisi sudah pasti dapat jatah menteri‎,” tuturnya.Berikut ini adalah tiga fakta jika PAN siap gabung ke koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin.

Komentar


VIDEO TERKINI