Pemprov Sebar 30 Agen Antikorupsi di Jateng

Rabu, 31 Juli 2019 00:31
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, SALATIGA – Jonathan awalnya cuma iseng mendaftar pelatihan antikorupsi yang diselenggarakan KPK. Tak pernah terbayang jika kemudian malah langsung dilantik oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi agen pemberantasan korupsi Jawa Tengah.Jonathan merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Pengetahuannya yang dia terima di kelas, mendorongnya untuk ikut-ikutan kawannya mendaftar pelatihan antikorupsi yang diselenggarakan KPK selama dua hari, Sabtu (27/7/2019)-Minggu (28/7/2019) di kampusnya.Setelah mengikuti pelatihan selama dua hari, dia pun mengikuti Seminar Nasional, Selasa (30/7/2019) sebagai sesi akhir rangkaian acara pelatihan antikorupsi. Namun dia dibuat terkejut karena dikukuhkan sebagai Agen Antikorupsi oleh Ganjar yang hadir memberikan keynote speech.“Kaget, soalnya ini tidak direncanakan. Tapi memang benar begitu karena kalau hanya berteori tanpa praktik maka nonsense. Harus bisa memberikan perubahan pada bangsa untuk lebih baik. Sekecil apapun yang saya bisa lakukan, akan saya lakukan,” ungkapnya.Apalagi materi pencegahan korupsi telah dia terima bersama 30 peserta pelatihan lain. Critikal thinking, pengertian korupsi, modus operandi, dan sosialisasi kepada masyarakat. Namun satu materi yang terus terngiang di benaknya yakni ketika menerima materi critical thinking, yakni soal keinginan yang berlebihan.Jonatan memberi contoh, ketika mengurus perizinan usaha misalnya, yang normalnya selesai dua hari namun kita menginginkan selesai dalam sehari. Maka akan muncul syarat “khusus” dari pemberi izin, dan yang mengurus akan berupaya memenuhinya.

Komentar


VIDEO TERKINI