Politikus PKS Dukung Ide Pelarangan Koruptor Maju di Pilkada

Rabu, 31 Juli 2019 14:06
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Politikus PKS, Mardani Ali Sera menyatakan sepakat dengan wacana melarang eks napi koruptor maju dalam kontestasi pilkada 2020.”Ide pelarangan sejak awal saya setuju,” kata Mardani yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR, Rabu, (31/7).Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyetujui usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), agar melarang eks narapidana (napi) koruptor mencalonkan diri pada Pilkada.Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengingatkan bahwa hak publik harus didahulukan dibanding hak pribadi. Menurut Mardani, napi kasus korupsi telah mencederai kepercayaan publik.”Pilihan kebijakan melarang narapidana maju di pilkada melindungi kepentingan publik,” ujar politikus PKS itu.Dia memastikan Komisi II DPR akan membahas persoalan ini pascareses nanti. Lebih lanjut Mardani menegaskan bahwa PKS tidak akan mendukung kepala daerah yang merupakan mantan narapidana korupsi.”PKS insyaallah dari awal firmed dukung menolak calon kepala daerah mantan napi koruptor,” tegasnya.Sebelumnya diberitakan, KPU sepakat dengan usulan KPK agar eks napi korupsi dilarang mencalonkan diri di Pilkada Serentak 2020 mendatang.Usulan KPK itu sudah sejalan dengan gagasan yang diusung oleh KPU saat melarang mantan napi koruptor mencalonkan diri sebagai caleg di Pemilu 2019.

Pemkot MoU dengan PMI, Pj Wali Kota Makassar: Semua SKPD Wajib Mendonor DarahPaige Thompson Curi Ratusan Juta Data Nasabah Capital One

Komentar


VIDEO TERKINI