Soal Menteri Milenial, Mantan Ketum PB-HMI Arief Rosyid Hasan Berpeluang

Rabu, 31 Juli 2019 - 17:52 WIB
Arief Rosyid Hasan

FAJAR.CO.ID – Arief Rosyid Hasan atau ARH, selain aktif sebagai enterpreneur muda bersama kalangan sepantarannya, juga aktif bergabung dengan para seniornya seperti Erick Thohir, Erwin Aksa, Bahlil Lahadalia, Sandiaga Uno, dan lain-lain di berbagai ajang forum diskusi “menumbuhkan semangat kewirausahaan” di hadapan kalangan entrepreneur milenial.

Hal itu membuat namanya cukup diperhitungkan bakal mengisi posisi menteri dalam kabinet Jokowi-Ma’ruf. Sejumlah kalangan mengakui keunggulan ARH.

“Arief ini aktivis milenial yang selalu memiliki semangat dan ide baru. Dia selalu ingin berbuat sesuatu dan punya inisiatif,” kata Akbar Tanjung, Anggota Dewan Pengarah TKN Jokowi-Ma’ruf.

Arief lahir di Makassar,  4 September 1986, sarjana Jurusan Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar dan Master Kesehatan Masyarakat (M.KM) Universitas Indonesia. Arief adalah mantan Ketua Umum PB HMI dan Wakil Direktur Milenial Tim Kemenangan Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf pada pilpres 2019 lalu.

Arief mengaku belum bisa meninggalkan dunia aktivismenya. Ia masih tercatat sebagai salah satu ketua departemen di Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI); Pengurus Majelis Nasional Korps Alumni HMI (MN KAHMI); Pendiri dan Direktur Utama lembaga-lembaga kajian: Merial Institute untuk kajian perencanaan pembangunan pemuda; Suropati Syndicate untuk kajian ekonomi, politik dan sosial; Tadarus Hukum untuk kajian hukum dan peristiwa ketatanegaraan; dan lain-lain.

Jika definisi batas umur pemuda Milenial potensial di bawah 40 tahun, maka  Arief termasuk di dalamnya. Jika syarat calon menteri Milenial Jokowi-Ma’ruf harus matang secara psikologis, visioner, berani mengambil keputusan, sudah mandiri secara ekonomi, dan punya bakat leadership agar mampu menerjemahkan visi-misi Jokowi-Ma’ruf, maka Arief Rosyid Hasan memenuhi kriteria itu. Apalagi, Arief termasuk mantan relawan pasangan Jokowi-Ma’ruf untuk kalangan pemilih milenial.

Jika kamera dan radar tim seleksi calon menteri Milenial Jokowi-Ma’ruf diarahkan ke Indonesia Bagian Timur, Arief memiliki peluang dan potensi masuk radar dan dipilih oleh Jokowi. Semoga. (*)

Penulis: M Saleh Mude, Kontributor Fajar Makassar. Tinggal di Jakarta dan telah menulis buku “10 Alasan untuk 10 Tahun Pemerintahan Jokowi,” 2019.

Loading...