Sosok-sosok Pelestari Karya Maestro (1)

Jaga Seni Lokal, Mahir Gitar sejak Balita

Namanya, Muhammad Alifi. Bakatnya menyanyi, membuat ia pernah dipanggil tampil di Senayan. Sekarang, videonya disukai di mana-mana.

MUHLIS MAJID Jeneponto

Suaranya berdengung begitu merdu di telinga penulis saat baru turun dari motor. Pemuda yang akrab disapa Lifi itu sedang menyendiri memetik gitar. Di sebuah kafe dengan lampu remang, berwarna warni.

Lifi, berhenti bermain. Dia merapikan gitarnya. Lalu, menawarkan segelas kopi. Katanya, supaya ceritanya asyik. Kami bertemu di Cafe Oase, depan Rumah Jabatan Bupati Jeneponto, Senin malam, 29 Juli. Di kafe itulah, studio sementaranya.

Lifi belum punya studio sendiri. Di situ, ia juga tampil menghibur pengunjung. Hingga pukul 00.00 Wita. Setiap malam. Sudah setahun lebih ia di kafe itu. Sebelumnya, pindah-pindah panggung pentas. Lifi juga pernah dikontrak di Kafe Wisata Lembah Hijau di Kecamatan Rumbia. Di situ, dia dua tahun lebih.

Tetapi, akhirnya ke kafe sekarang. Alasan dipanggil kakaknya. Pemilik kafe tersebut. Di kafe inilah, Lifi dimotivasi kakaknya untuk fokus di dunia musik. Saking maunya, Lifi dibelikan alat musik lengkap. Termasuk alat rekaman yang dipakai untuk konten video.

Karena kecintaan terhadap musik, terutama musik lokal, dan motivasi pelbagai pihak, Lifi mulai membuat konten video. Berisi lagu-lagu yang ia nyanyikan sendiri, diiringi musik sendiri, dan bahkan kadang merekam diri sendiri.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...