Tertimbun Tebing Longsor, Pekerja Tambang Tewas

Ilustrasi/FAJAR

FAJAR.CO.ID,TANJUNG REDEB--Kecelakaan kerja terjadi di areal tambang batu bara PT Bukit Makmur Mandiri Utama (Buma) Job Site Lati, dua hari lalu. Petaka kerja itu merenggut nyawa Ahmad Najib Khoeroni (28), karyawan PT Buma.

Kejadian tersebut bermula sekira pukul 15.45 Wita, saat korban berada di atas dinding galian front loading 2500-17. Seorang rekan korban Marga Susatiya yang berada tak jauh dari dinding galian front loading 2500-17 itu, kemudian melihat korban berlari dan melompat dari tebing yang akan longsor.

Namun, korban terjatuh bersamaan dengan longsoran tebing, yang akhirnya membuat nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Polres Banyumas Rekonstruksi Kasus Mutilasi PNS, Tersangka Peragakan 87 Adegan

KPK Sayangkan Politikus Nasdem Tak Patuh Hukum

Dikonfirmasi hal itu, Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono membenarkan insiden laka kerja tersebut. Namun, Sigit belum memberikan banyak keterangan karena pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kami masih melakukan penyelidikan,” singkatnya.

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim Wahyu Widhi Heranata menuturkan, setiap perusahaan tambang wajib melaporkan setiap insiden kecelakaan kerja kepada pemerintah. Baik bagi perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), maupun pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B).

“Kalau PMDN laporannya kepada kami. Tapi kalau PKP2B, kewenangannya di pusat. Yang jelas, kepala teknik tambang perusahaan yang wajib melaporkannya dalam 1x24 jam,” terangnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...