Eks Kepala BPPN Bebas, KPK Bisa Gugat Perdata Kejar Rp4,5 T

Kamis, 1 Agustus 2019 12:54
Eks Kepala BPPN Bebas, KPK Bisa Gugat Perdata Kejar Rp4,5 T

Eddy memandang, memang tak ada larangan bagi jaksa untuk mengajukan PK, bahkan sudah ada yuriprudensi dalam kasus yang ditangani Kejaksaan Agung. Namun Eddy menilai itu bukan terobosan hukum, melainkan melanggar asas dalam hukum dan melanggar Pasal 263 ayat (1) KUHAP.“PK oleh jaksa itu bertentangan (dengan) tertib hukum,” jelas Eddy.

Dinilai Komunikasinya Bagus, Bupati Basmin Lantik Ridwan Jadi Penjabat Sekkab LuwuTahun Ini, Pakaian Latihan Paskibraka Sulsel Tidak DianggarkanKH Ma’ruf Amin Dilibatkan Susun Kabinet, Nasdem Menjamin

Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyampaikan, pihaknya bakal memgembalikan kerugian negara Rp 4,58 triliun dalam kasus SKL BLBI. Saat ini penyidik tengah menyusun untuk kembali mengusut lepasnya Syafruddin dari kasus BLBI.“KPK meyakini putusan kasasi MA tidak boleh menghilangkan harapan kita untuk mengembalikan Rp 4,58 triliun itu kembali ke negara. Karena itu hak negara dan hak kita semua untuk bisa mendapatkannya,” tukas Febri.Untuk diketahui, Majelis Hakim Kasasi dalam memutus perkara ini pun berbeda pendapat ( dissenting opinion ). Ketua Majelis Salman Luthan menilai perkara ini masuk pada ranah pidana, sepakat dengan putusan dari Pt DKI yang menghukum Syafruddin 15 Tahun penjara.

Bagikan berita ini:
2
8
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar