Lewat Kreasi Kain Tenun Sulsel dan Daun Mangga, Tambah Perputaran Ekonomi Sulsel

Kamis, 1 Agustus 2019 20:59

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Memanfaatkan barang-barang bekas menjadi kreasi sudah biasa. Namun, jika bahannya adalah limbah dedaunan masih jarang dilakukan di Makassar.Inilah yang coba dimanfaatkan oleh ibu-ibu yang tergabung dalam Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel. Di antaranya Sri Rubiatin (60).Ia membuat beberapa kerajinan tangan berupa tas tangan, bungkus tempat tisyu, boneka adat. Dan, semuanya berbahan dasar dari kain tenun khas dari berbagai daerah di Sulsel.Sri Rubiatin mengatakan, rata-rata yang dia buat banyak yang pesan saat acara-acara besar provinsi atau pun untuk menjadi gudibag acara pernikahan. “Alhamdulillah, saat ini ada pesanan lagi untuk acara pameran,” tuturnya.Wakil Ketua Harian Dekranasda Provinsi Sulsel, Andi Oci mengatakan, ada juga pembuat asli sandal daun mangga, asalnya dari Pinrang. Dalam membuatnya dimulai dari pemilihan beberapa limbah daun. Daun yang dipilih pun harus yang berukuran tebal dan lebar sekitar lima ruas jari orang dewasa.Setelah dipilih, daun kemudian dikeringkan. Butuh proses seminggu untuk pengerjaannya, mulai dari sol hingga bagian atasnya. Agar kuat, maka diberi zat anti jamur dan bahan pengeras serta pengkilap agar terlihat cantik.

Bagikan berita ini:
2
10
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar