Pendidikan dan Kemanusiaan

Kamis, 1 Agustus 2019 20:07

Oleh: Itji Diana DaudKemarin pagi, semua WA-ku dikagetkan dengan berita kematian dari Pak Ichsan Yasin Limpo. Sulsel kehilangan seorang  pejuang pendidikan dan kemanusiaan. Saat beliau menjabat bupati Gowa membuat program kebijakan untuk membangun Sumber Daya Manusia yaitu generasi yang akan datang. Pembangunan SDM masyarakat Gowa harus disadari membutuhkan waktu yang panjang tidak bisa terlihat selama beliau menjabat, tetapi akan terlihat pada saat tahun 2025. Salah satu programnya adalah pendidikan gratis untuk masyarakat Gowa. Semua rakyat Gowa mempunyai kesempatan bersekolah.Program gratis itu mulai tingkat SD, SMP, SMA yaitu bebas uang masuk, SPP, dan tidak usah memakai baju seragam bagi siswa yang tidak mampu beli. Tingkat universitas yaitu mahasiswa diberikan beasiswa. Program gratis ini agar semua anak, khususnya anak Gowa bisa sekolah. Diharapkan siswa dapat menumbuhkan sadar bahwa hak atas pendidikan telah dipenuhi oleh negara dan kelak akan mengabdi pada pembangunan negara dan bangsa Indonesia.Pada saat beliau mengikuti pendidikan S3, beliau tetap melakukan penelitian tentang pendidikan dasar dan membandingkan antara sistem pendidikan dasar di Indonesia dengan sistem pendidikan di 5 negara yaitu Finlandia, Belanda, German, Australia, dan Jepang.

Bagikan berita ini:
8
4
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar