Petinggi BUMN OTT KPK, Serikat Pekerja Bilang Memalukan

Kamis, 1 Agustus 2019 13:45

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono menilai aksi pejabat dua perusahaan pelat merah yang kena operasi tangkap tangan atau OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sangat memalukan.Pernyataan itu disampaikan Arief merespons OTT tim KPK terhadap Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II, Andra Y Agussalam dan direksi PT INTI yang juga BUMN. Totalnya KPK memgamankan lima orang dengan uang dugaan suap sekitar Rp1 miliar dalam bentuk mata uang asing.”Yang sangat memalukan lagi yang ketangkap dalam operasi OTT melibatkan direski PT INTI yang juga adalah BUMN. Jadi kerja sama antar-BUMN ternyata juga sarat korupsi ya,” ucap Arief di Jakarta, Kamis (1/8).Pria yang juga menjabat Wakil Ketua Umun DPP Gerindra itu, memuji aksi lembaga antirasuah itu dalam OTT tersebut yang disebutnya makin konclong karena menjerat petinggi dua BUMN.”Ini tugas KPK untuk membongkar konspirasi jahat korupsi kakap di Angkasa Pura II yang (diduga), juga melibatkan direksi Angkasa Pura II Dan PT INTI,” tegas Arief.

Bagikan berita ini:
1
9
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar