5,2 Juta Peserta BPJS Dinonaktifkan, Nasibnya Bakal Begini

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- 5,2 Juta peserta BPJS Kesehatan dari kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI), telah dinonaktifkan Kementerian Sosial (Kemensos). Mereka bakal menjadi peserta mandiri yang iurannya tidak lagi ditanggung APBN.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, M. Iqbal Anas Ma’ruf mengatakan, 5.227.852 peserta yang sudah dinonaktifkan itu akan digantikan oleh peserta lain.

Datanya berdasar pada Surat Keputusan (SK) Menteri Sosial Nomor 79 Tahun 2019 tentang Penonaktifan dan Perubahan Data Peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Tahun 2019 Tahap Keenam.

Per 1 Agustus 2019 sejumlah peserta tidak didaftarkan lagi menjadi PBI Jaminan Kesehatan. Secara bersamaan Kemensor mendaftarkan peserta pengganti.

Peserta pengganti itu identitasnya sudah dilengkapi dengan NIK valid dan terdaftar di Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

“Ini kan peserta JKN-KIS dibagi 2 golongan besar. PBI dan non-PBI. Peserta PBI iurannya dibayarkan oleh pemerintah. Iuran mereka enggak mungkin enggak dibayar,” kata Iqbal, Jumat (2/8).

Tidak Miliki NIK, 5.602 Peserta BPJS Kesehatan di Sinjai Dinonaktifkan

Duda Beranak Satu Bikin Gempar Diputus Seorang Janda

Zainuddin Amali: Hitung-hitungan Kursi, Golkar Layak Ketua MPR

Menurut Iqbal, dalam SK Kemensos disebutkan 2 opsi nasib bagi peserta yang dinonaktifkan kepesertannya. Pertama, mereka bisa didaftarkan dalam skema JKN dalam segmen penduduk yang didaftarkan pemerintah daerah dan dibiayai oleh Pemda iurannya. Ketentuan itu dengan catatan pemdanya memiliki anggaran yang memadai.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...