Amirul Hajj Kunjungi Jemaah Haji di Hotelnya

Jumat, 2 Agustus 2019 - 13:30 WIB

FAJAR.CO.ID, MEKAH– Setelah seharian melakukan rangkaian peninjauan ke hotel tempat jemaah haji Indonesia tinggal, Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin menggelar rapat internal delegasi Amirul Hajj Kamis malam (1/8) atau Jumat dini hari (2/8) WIB.

Dalam rapat tersebut dijelaskan tugas personel Amirul Hajj dalam beberapa hari ke depan hingga pelaksanaan wukuf di Padang Arafah.

Usai rapat, Lukman yang juga menjadi Amirul Hajj menuturkan dalam pertemuan itu dibahas agenda atau jadwal kegiatan delegasi Amriul Hajj ke depan. ’’Delegasi Amirul Hajj akan mengunjungi sektor-sektor, hotel-hotel, yang didiami oleh jemaah,’’ katanya.

Dalam kunjungan itu delegasi akan menyampaikan motivasi, bimbingan manasik haji, dan arahan lainnya kepada jamaah.

Kegiatan para delegasi itu dijadwalkan digelar setiap hari dalam rentang pukul 09.00 – 11.00 waktu Arab Saudi. Saat melakukan kunjungan, delegasi akan didampingi oleh konsultan ibadah haji dan petugas sektor lainnya.

Kegiatan delegasi Amirul Hajj ke pemondokan jamaah tersebut juga disesuaikan dengan zonasi. Apalagi delegasiini juga berasal dari berbagai penjuru daerah di tanah air.

Misalnya M. Busyro Muqoddas yang berasal dari Jogjakarta, akan mengunjungi jemaah sesuai zonasi Jogjakarta dan Jawa Tengah.

Lutim Ingin Formasi Teknis Diakomodir, Kemenpan Ngotot Prioritaskan Guru dan Kesehatan

Nirina Zubir: Anak Saya Butuh yang Spesial dengan Kulitnya

Kementan Ekspor Bawang Merah ke 252 Ton ke Singapura

Sementara itu saat melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap jamaah, Lukman sempat dicurhati sejumlah jamaah. Di antaranya jamaah menyampaikan keinginan diberikan sarapan nasi putih.

Seperti diketahui boks katering yang disiapkan Kemenag kepada jamaah haji untuk makan siang dan malam.

’’Sejauh ini memang makan yang didistribusikan kepada jamaah untuk makan siang dan malam,’’ katanya. Sementara untku makan pagi, disiapkan roti dengan perlengkapan untku membuat teh dan kopi selama di Makkah.

Meskipun begitu Lukman mengatakan masukan dari jamaah supaya mendapatkan makan pagi atau sarapan akan jadi perhatian dari Kemenag. (jp)

loading...