Anggarkan Rp12,7 Miliar untuk Pilkada, Bawaslu Demak Tunggu Kejelasan Bupati

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, DEMAK – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Demak mengajukan anggaran sebesar Rp 12,7 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Demak, untuk mendukung pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020.

Pengusulan dana Pilkada Demak sebesar Rp 12,7 miliar itu disampaikan langsung Bawaslu Demak dalam audiensi dengan Bupati Demak, M Natsir.

“Tapi sampai saat ini belum ada kejelasan. Kita sudah audiensi tapi belum ada jawaban dari bupati. Mudah-mudahan anggaran itu disetujui bupati,” kata Ketua Bawaslu Demak, Khoirul Saleh saat dikonfirmasi, Jumat (2/8).

Menurutnya sebagai salah satu penyelenggara pemilu yang berfokus pada pencegahan, pengawasan dan penindakan demi memastikan tegaknya pesta demokrasi serentak di Kota Wali, Bawaslu Demak sudah bersiap dengan melakukan penyusunan agenda kegiatan pengawasan dan anggaran pilkada serentak pada tahun 2020.

Adapun kegiatan dan anggaran Bawaslu Kabupaten Demak untuk Pilkada 2020 nanti, diantaranya untuk honor penyelenggara mulai dari panwascam, pengawas desa/kelurahan hingga pengawas TPS, sosialisasi pengawasan partisipatif, rapat kerja teknis, pengadaan barang dan jasa serta penguatan indek demokrasi di Kabupaten Demak.

“Anggaran itu disusun berdasarkan kebutuhan dengan mempertimbangkan asas efektifitas dan efisiensi anggaran, berbasis kinerja,” tandasnya.

Khoirul menjelaskan, Kabupaten Demak merupakan satu dari 270 daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak pada tahun 2020. Kendati baru dilaksanakan pada tahun 2020, namun tahapan dan persiapan sudah dilaksanakan pada tahun 2019 ini.

“Bawaslu Demak ingin memastikan semua tahapan bisa dilakukan pengawasan dan pencegahan untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran,” tutupnya. (yon)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar