IYL Tak Mau Ada yang Bersedih


FAJAR .CO.ID,MAKASSAR— Duka itu tak hanya dirasakan keluarga besar Yasin Limpo. Kehilangan atas berpulangnya Ichsan Yasin Limpo, turut dirasakan masyarakat Sulsel.SUARA tangisan penanda duka itu pecah, tatkala jenazah Ichsan Yasin Limpo (IYL) memasuki rumah duka di Jl Haji Bau, malam tadi. Kalimat tauhid dilantunkan serentak oleh ribuan kerabat dan handai taulan almarhum yang datang melayat.Jenazah mantan bupati Gowa dua periode itu tiba dengan keranda berbalut bendera merah putih. Puluhan pasukan pengibar bendera menjemput dan menggotong jenazah IYL masuk ke dalam rumah duka.Empat anak IYL: Sadli Nurjaffia Ichsan, Adnan Purichta Ichsan, Roidah Halilah Falih Ichsan, dan M Hauzan Nabhan Ichsan mengikut di belakang jenazah sang ayah.Begitu pula sang istri, Novita Madonza Amu dan enam saudara kandung IYL, yakni Tenri Olle YL, Syahrul Yasin Limpo, Tenri Angka, Haris YL, dan Irman YL. Khusus saudara perempuannya, Dewie Yasin Limpo, lebih dahulu datang. Mantan politikus Partai Hanura itu datang dengan pengawalan petugas Lapas Bolangi.Setelah jenazah disemayamkan di rumah duka, kerabat berdesakan untuk sekadar menyentuh keranda jenazah.Antrean penuh sesak pun tak terelakkan. Para kerabat yang hadir tampak menguatkan keluarga yang ditinggalkan. Air mata keluarga besar IYL larut dalam pelukan para kerabat.Putra almarhum, Adnan Purichta Ichsan yang juga bupati Gowa tak mampu menyembunyikan kesedihannya. Dengan mata yang berkaca-kaca dan suara terbata-terbata, mencoba tegar dengan menyambut salaman dan pelukan para handai taulan.Ichsan Yasin Limpo akan dimakamkan di tempat peristirahatan terakhirnya di Pemakaman Islam Panaikang, Kamis, 1 Agustus, hari ini.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...