Jari Tentukan Ukuran Kejantanan

Jumat, 2 Agustus 2019 - 10:28 WIB

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR–Viral di media sosial bahwa menentukan kejantanan pria bisa dari ukuran jari. Hasil riset dokter Korea Selatan yang dipublikasikan dalam Asian Journal of Andrology.

Disebutkan bahwa pria yang panjang jari telunjuknya sama dengan jari manisnya, cenderung memiliki organ intim yang lebih besar. Hasil ini diperoleh dengan melibatkan 144 partisipan pria berusia 20 tahun ke atas. Riset yang sama juga pernah dilakukan di Naval and Veterans Hospitals di Athena, Yunani, pada 52 pria.

Hanya saja, ukuran bukanlah yang menentukan kesuburan pria. Spesialis Urologi, Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Dr dr Azwar Amir SpU menuturkan belum ada bukti ilmiah yang mengatakan bahwa tampilan fisik bisa menyatakan kesuburan seseorang. Misalnya pada panjang jari tangan atau postur tubuh. Bahkan ada beberapa orang yang memiliki postur tubuh yang bagus namun, kualitas spermanya kurang baik.Pengukuran kualitas hanya bisa dilakukan dengan melakukan analisis sperma.

Kendati demikian, beberapa kebiasaan juga dapat menilai kualitas sperma. Kebiasaan merokok misalnya. Bagi para perokok akan mengganggu pembuluh darah yang bisa menurunkan kualitas sperma hingga mengalami infertilitas.

Begitupula pada kebiasaan mandi menggunakan air panas atau menggunakan wifi, handphone, dan laptop secara berlebihan juga dapat menurunkan kesuburan karena suhu panas dan radiasi yang terpapar ke organ reproduksi. “Kecuali pada penyakit seperti penyakit empedu pasti akan terlihat perubahan di jari tangan yang menjadi kuning kalau masalah reproduksi pria itu tidak bisa dilihat,” ujarnya dokter yang juga berpraktik di RS Hermina ini.

Spesialis Urologi, Rumah Sakit Unhas, dr M Asykar Palinrungi SpU juga berpendapat yang sama. Menurutnya belum ada penjelasan mengenai kondisi fisik utamanya jari tangan untuk melihat kesuburan.

Hanya beberapa hal yang sudah jelas dapat mengganggu kualitas sperma yakni seperti kebiasaan menggunakan celana ketat yang dapat mengganggu proses pembentukan sel sperma. Lalu, merokok dan terlalu sering mandi dengan air hangat. Penggunaan alat elektronik seperti handphone dan laptop yang berjam-jam sudah pasti akan menurunkan kualitas sperma. “Konsumsi makanan yang bergizi. Kalau pola hidup sehat dilakukan tentu saja kualitas spermanya bagus,” ungkapnya. (ind/dni)

loading...