Kemenristekdikti Target 5 PTN Dipimpin Rektor Asing hingga 2024

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) terus jalan untuk menempatkan rektor asing di Indonesia. Meski, niat itu melahirkan pro dan kontra.

Kemenristekdikti bahkan telah mengajukan usulan tersebut kepada Presiden Joko Widodo. Keterlibatan rektor asing diharapkan mampu mendongkrak peringkat perguruan tinggi Indonesia di panggung dunia.

Menristekdikti, Mohamad Nasir mengatakan, selama ini daya saing kampus-kampus di Indonesia terbilang rendah. Sebab, mereka tidak punya pembanding. Masing-masing merasa sebagai yang terbaik, tapi hanya di kandang sendiri. “Manakala kita kompetisikan dengan universitas luar negeri, ya kita jauh sekali,” kata Nasir.

Menurut dia, kunci untuk meningkatkan peringkat dan kualitas perguruan tinggi dalam negeri adalah kerja sama dan kolaborasi dengan negara lain. Bisa mendatangkan rektor maupun dosen dari luar negeri.

Regulasi yang menghambat akan ditata ulang. Mulai peraturan pemerintah sampai peraturan menteri. Nasir menuturkan, pihaknya sudah membentuk tim riset dan kajian untuk mewujudkan wacana tersebut. “Paling lambat 2020 kita mulai,” katanya.

Mengenai perguruan tinggi negeri (PTN) mana yang menjadi sasaran, mantan rektor Universitas Diponegoro Semarang itu masih melakukan pemetaan. Pihaknya akan memilah PTN yang siap dan belum siap.

Rencananya, ada dua hingga 5 kampus negeri yang dipimpin rektor asing hingga 2024. Lama jabatan mereka empat tahun.

Nasir juga sedang membahas anggaran yang dibutuhkan untuk mendatangkan rektor asing. Pembahasan tersebut dilakukan dengan Kementerian Keuangan. Membahas gaji yang diterima, membandingkan dengan gaji yang diterima di negara lain, hingga kebijakan yang harus dilakukan agar tidak mengganggu stabilitas keuangan PTN.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...