Sempat Dibatalkan, Dokter Gigi Penyandang Disabilitas Akhirnya Peroleh Hak Jadi CPNS


FAJAR.CO.ID — Perempuan ini seorang penyandang disabilitas. Nama lengkapnya drg Romi Syofpa Ismael. Dia akhirnya mendapatkan kembali haknya sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.Itu setelah mediasi bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menghasilkan keputusan yang melegakan. Kemendagri akan merekomendasikan Romi mendapat formasi khusus CPNS disabilitas.Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik Piliang menyatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan bupati Solok dan gubernur Sumatera Barat. Dalam pembicaraan tersebut, Kemendagri meminta bupati menyurati Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) untuk pengajuan formasi khusus difabel di posisi dokter gigi.“Nanti kami menyiapkan formasi khusus untuk jabatan yang sama bagi dokter gigi difabel,” ujarnya, di kantor Kemendagri, Jakarta, kemarin (31/7/2019).Kebijakan tersebut, kata Akmal, tidak melanggar peraturan. Sebab, dalam ketentuan rekrutmen CPNS disediakan formasi bagi penyandang disabilitas, yakni 2 persen. Celah itulah yang dijadikan landasan pemberian formasi khusus.Namun, Akmal tidak bisa memastikan kapan kebijakan itu diproses. Sebab, pemberian formasi khusus merupakan kewenangan bupati. ”Tentu, ini membutuhkan proses bersama Kemen PAN-RB. Kami harap gubernur juga bantu memfasilitasi,” tuturnya.Dalam audiensi dengan Kemendagri, Romi didampingi anggota Komisi VIII DPR dari FPDIP Rieke Diah Pitaloka, pengacara Romi yang juga Direktur LBH Padang Wendra Rona Putra, serta perwakilan Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) drg Ahmad Syaukani.

Komentar

Loading...