Gedung Besar Tak Terpakai, Perencanaan IKM Logam Bone Dinilai Tak Matang


FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Gedung Sentra IKM Pengelolaan Logam, Dinas Perindustrian Kabupaten Bone terancam tidak akan terpakai lagi. Namun, OPD masih tetap mengusulkan anggarannya.Di sisi lain, warga Dusun Abbolange Desa Lappoase, Kecamatan Awangpone menolak pindah di gedung yang berada di Dusun Bilae itu. Sebab, lokasi tersebut susah diakses, banyak kendala, dan tanahnya juga tidak sesuai.Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Perindustrian Bone, Asriady Sulaiman, mengaku, pihaknya sudah diundang oleh DPRD namun ada kendala anggaran terkait operasional IKM sehingga berharap tahun 2020 nanti sudah dapat difungsikan.”Akan kami masukkan setelah KUA PPAS 2020. Sudah diserahkan dan disetujui DPRD. Untuk jumlahnya tim anggaran baru memberi total untuk Dinas Perindustrian,” katanya kepada FAJAR, Sabtu (4/8/2019).Kata dia, untuk sementra pengrajin belum dipusatkan di lokasi IKM sehingga mereka tetap beraktivitas dalam kelompoknya masing-masing. “Nanti akan kami pusatkan semua di sana,” tambahnya.Ketua DPRD Bone, Andi Akbar Yahya, menyayangkan belum beroperasinya gedung IKM Logam. Harusnya sudah dimanfaatkan oleh masyarakat dari dulu itu. Apalagi, ini sumber ekonomi masyarakat.”OPD harus mem-follow up cepat itu. Anggaran bukan jadi alasan. Buat RKA apa yang menjadi progres. Karena tidak mungkin orang membangun gedung besar lantas tidak digunakan,” ucapnya. (gun)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar