Perhatikan Luwu Raya, Buhari Qahhar Mudzakkar : Dukung Kebijakan Nurdin Abdullah

0 Komentar

FAJAR.CO.ID–Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Raya Buhari Qahhar Mudzakkar meminta kepada rakyat Luwu Raya untuk mendukung penuh langkah dan kebijakan yang diambil Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah.

Menurut Buhari, Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah telah memperhatikan Luwu Raya dengan kebijakan nyata pecepatan pembangunan di Luwu Raya. Buhari mengaku tahu rencana dan pola pikir anggota DPRD tentang hak angket.

“Saya mantan anggota DPRD 10 tahun. Saya tahu rencana penitia hak angket,” jelas Buhari dalam sambutan pada acara pembukaan Lokakarya dengan tema Optimalisasi Potensi Sumber Daya dalam Rangka Percepatan Pembangunan Luwu Raya di Hotel Ramsy Makassar, Sabtu,3 Agustus 2019.

Menurut Buhari Kahhar Mudzakar, rencana membahas percepatan pembangunan Luwu Raya sudah lama diidam-idamkan, tetapi baru kali ini terlaksana.

“Ini tidak terlepas dari peranan dan aksi nyata Gubernur di Luwu Raya. Gubernur sangat peduli dengan Luwu Raya dan sudah melakukan langkah-langkah nyata,” katanya dalam sambutan.

Sementara Rektor Universitas Andi Djemma, Dr Marsus Suti, mengatakan, sangat mendukung gubernur yang punya program percepatan pembangunan di Luwu Raya.

Sementara Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah, dalam sambutan pembukaan menjelaskan, lokakarya yang melibatkan tiga kabupaten dan kota di Luwu Raya itu adalah bukti sinergi dan elite di Luwu Raya sudah tinggalkan ego sektor.

“Masa depan Sulsel ada di Luwu Raya. Kita harus duduk bersama untuk menggali potensi di Luwu Raya untuk dioptimalkan demi kesejahteraan rakyat,” katanya.

Pemerintah Provinsi Sulsel, katanya, sudah memulai membangun infrastruktur di Luwu Raya untuk mengoptimalkan pemanfaatkan potensi ekonomi.

Pada kesempatan itu, Nurdin Abdullah, menguraikan beberapa kegiatan pembangunan di Luwu Raya, meliputi pengembangan Bandara Buah, pembangunan jalur dua dari Buah di Luwu ke Rantepao Toraja Utara, pembangunan jalan dari Malili ke Bantilan di Luwu Timur.

Selain itu, pembangunan jala dari Sabang ke Seko di Luwu Utara, pembangunan jalan tembus Tanrutedong di Sidrap ke Larompong di Luwu.

Pada kesempatan itu Nurdin Abdullah mengatakan, Luwu Raya memiliki potensi pariwisata. “Ini harus didorong untuk menjadi sumber perekononian yang akan mendorong semua sektor,” katanya.(*)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...