Jusuf Kalla hingga Sri Mulyani Lomba Makan Kerupuk

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BOGOR — Para menteri Kabinet Kerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, menghabiskan waktu bersama dalam acara family gathering bertajuk “Solidaritas Tanpa Batas” di Istana Bogor, Minggu (4/8).

Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla pun berbaur dengan para menteri pembantunya di pemerintahan periode 2014-2019. Tidak hanya yang aktif, para mantan menteri juga diundang hadir.

Di antaranya bekas menteri yang hadir adalah mantan Mendikbud, Anies Baswedan dan keluarga, bekas Mensos, Khofifah Indar Parawansa, mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Andrinov Chaniago, eks Kapolri Jenderal (Purn) Polisi, Badrodin Haiti dan lainnya.

Para pejabat pemerintah itu pun tidak sungkan-sungkan mengikuti perlombaan yang disiapkan panitia, dari makan kerupuk hingga main bola menggunakan kain sarung.

Jokowi mengomandani langsung dimulainya masing-masing acara. Bahkan Wapres JK, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menkumham Yasonna Laoly, Menpora Imam Nahwari, hingga Menkeu Sri Mulyani ikut lomba makan kerupuk.

“Satu, dua tiga,” ucap Jokowi membuka lomba makan kerupuk yang diikuti wapres dan para menteri. Suami Iriana itu pun tertawa melihat cara para pejabat itu makan kerupuk.

Lindungi Lahan Pertanian, Purwakarta Tolak Izin Pembangunan Perumahan

Hadapi Kekeringan, Petani Dianjurkan Membuat Sodetan Sungai

Komunitas Gowa Menyala, Bangun Pengajaran Literasi untuk Membumikan Buku

Pungli di Kampus, Okum Dosen Dilapor Polisi

Fadli Ananda Pasok Air Bersih di Kecamatan Ujung Tanah

Di sisi lain lapangan, para menteri dan keluarga juga ikut lomba main bola menggunakan kain sarung. Aksi mereka pun mengundang gelak tawa.

Jokowi mengatakan bahwa kegiatan itu sudah lama direncanakan, tetapi baru terlaksana menjelang berakhirnya periode pemerintahannya yang pertama.

“Ini kan sudah lama, rencana lama. Penginnya itu kan enam bulan ketemu sekali, atau minimum setahun sekali, tapi ini lima tahun baru sekali,” katanya di sela-sela acara itu.

Dia mengatakan bahwa momentum itu hanya ajang silaturahmi dan kumpul keluarga Kabinet Kerja. Itu pun baru kali ini diadakan karena semua sibuk dengan pekerjaan masing-masing. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...