Mahasiswa KKN Kebangsaan Edukasi Mitigasi Bencana Lewat Lagu dan Permainan Tradisional


FAJAR.CO.ID, TIDORE –- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan kelompok Maitara Selatan edukasi warga soal mitigasi bencana, yang dikemas secara menarik melalui lagu dan permainan anak-anak, di SDN 2 Maitara, Tidore Utara, Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Minggu (4/8/2019).Adapun, lagu diciptakan oleh mahasiswa sendiri dalam Bahasa Indonesia. Kemudian,  diterjemahkan ke dalam Bahasa Tidore. Lagu yang berjudul ‘selamatkan diri’ itu pun dinyanyikan seraya bermain. Metodenya, adaptasi permainan tradisional domikado. Bedanya, lagu domikado diganti dengan lagu ‘selamatkan diri’.Sebelum permainan dimulai, mesti ada kesepakatan tempat jalur evakuasi bencana seperti lapangan dan bukit. Bila terjadi gempa anak-anak harus lari ke ‘lapangan’. Sebaliknya, jika terkena tsunami, anak-anak mesti berlari ke ‘gunung’.Setelah itu, permainan dimulai dengan metode domikado. Ketika lagu selesai, yang kena tepukan tangan akan masuk penjara. Lalu, yang lain melingkari ‘tahanan’ sambil menyanyikan lagu ‘selamatkan diri’ lagi.Saat lagunya selesai, ‘tahanan’ akan menyebut jenis bencana, seperti gempa atau tsunami. Secara bersamaan, yang lain berlari sesuai jalur evakuasi yang benar. Seraya mereka mencari jalur evakuasi, ‘tahanan’ mengejar siapa saja yang bisa jadi ‘tahanan’ berikutnya.Salah seorang mahasiswa KKN Kebangsaan, Budi mengatakan, Maluku Utara utamanya Pulau Maitara termasuk daerah rawan bencana, baik gempa maupun tsunami. Sehingga, tambahnya, kecekatan dan kecepatan dalam evakuasi sangat diperlukan.”Edukasi mitigasi bencana bisa dimulai sejak dini. Salah satu media yang cocok bagi anak-anak adalah permainan tradisional yang saat ini hampir punah. Jadi, kita berinisiatif mengedukasi anak-anak tentang evakuasi bencana melalui metode permainan,” jelas mahasiswa Institut Seni Budaya Indonesia Bandung ini.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar