Postur Anggaran Bertambah, Dewan Masih Sarankan Pemkab Pinjam Uang

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE -- Rapat Paripurna APBD Perubahan Kabupaten Bone telah diketok. Anggarannya betul-betul mengalami perubahan. Ada tambahan anggaran Rp70 miliar lebih atau naik 2,96 persen.

Namun, pihak legislatif menyarankan kepada eksekutif untuk menambah pinjaman karena fokus pembangunan ke depan adalah soal jalan dan infrastruktur.

"Secara kelembagaan belanja publik itu harus didorong sampai 2020. Saya agak cenderung agar pemerintah daerah untuk meminjam. Meminjam dalam artian peruntukannya untuk infrastruktur," kata Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Akbar Yahya saat ditemui.

Sebab, kata dia, apa yang dikeluhkan oleh masyarakat selama ini haruslah direspons dengan baik. Apalagi, perubahan ini lebih Rp100 miliar. 12,5 persen untuk modal yang tidak membebani rakyat. "Kita harap ke depan pemerintah daerah mengupayakan jaminan pelayanan khususnya jalan dan jembatan," tambahnya.

Formulasi penganggaran yang dituangkan dalam rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2019 dialokasikan antara lain, DAK fisik dan non fisik, dana tunjangan profesi guru ASN, dana tambahan bagi ASN, bagi hasil pajak, dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dana hibah, bantuan keuangan provinsi.

Pendapatan daerah pada perubahan APBD sebesar Rp2,4 triliun atau bertambah sebanyak Rp70 miliar lebih. Dengan rincian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp205 miliar, bertambaH Rp9,8 miliar, dana perimbangan Rp1,6 triliun bertambah Rp136 juta, pendapatan lain-lain Rp598,7 miliar bertambah Rp60 miliar lebih.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...