Wali Kota di Meksiko Dipaksa Pakai Baju Perempuan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MEKSIKO – Javier Sebastian Jimenez Santiz harus tahan malu. Selama beberapa hari, wali kota San Andres Puerto Rico, Provinsi Huixtan, di Meksiko, tersebut dipaksa memakai baju perempuan.

Kemudian berdiri di pinggir jalan sembari meminta uang sukarela dari para pengendara yang lalu-lalang di jalan tol San Cristobal-Ocosingo.

Gara-garanya, Santiz tidak bisa memenuhi janjinya saat kampanye. Mexico News Daily mengungkapkan, dalam kampanyenya, Santiz berjanji menyediakan MXN 3 juta (sekitar Rp2,2 miliar) dari anggaran pengembangan kota untuk memperbaiki sistem air milik masyarakat dan layanan publik lainnya. Namun, ketika telah terpilih, Santiz lupa dengan janji itu.

Mahasiswa KKN Kebangsaan Edukasi Mitigasi Bencana Lewat Lagu dan Permainan Tradisional

Ijtimak Ulama IV Akhirnya Tanpa Tokoh Politik

Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Indonesia Gandeng Jepang

Alhasil, Jumat lalu, wali kota di Meksiko itu dan dua pejabat lain disandera penduduk kota. Mereka dipaksa memakai baju perempuan.

Di Meksiko, hal itu biasa dilakukan untuk mempermalukan seseorang karena melanggar janji. Mau dicoba di Indonesia? (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...