KKN-E Unifa Kampanye Pengurangan Plastik dengan Ecobrick

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Entrepreneur alias KKN-E Unifa angkatan 12, ikut mengkampanyekan pengurangan penggunaan plastik, dengan pembuatan ecobrick.

Ide pengurangan penggunaan plastik, kata penanggung jawab program kerja, Nia Daniati merupakan program kerja peserta KKN-E Unifa, yang nantinya akan direalisasikan bersama masyarakat di Desa Manakku, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep).

“Kami membuat program ecobrick ini karena melihat masyarakat desa terutama anak SD dan SMP, sangat aktif menggunakan plastik sehingga pada saat selesai pakai sampah plastik ini, akhirnya dibakar dan sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat serta tidak baik untuk lingkungan,” tukas Nia, dalam Musyawarah Desa, yang digelar pada Senin (5/8/2019).

Selain pengurangan penggunaan plastik, beberapa program kerja juga dirancang di antaranya; pembuatan ikon desa, denah desa, pembuatan usaha keripik mangga, dan pembuatan ekobrik.

Nia juga menambahkan masing-masing program kerja yang dipaparkan tidak lain, untuk memberi kemudahan akses bagi masyarakat serta pemanfaatan sumber daya alam di desa.

Eusebius Lolonium Mampu Lulus IPDN Tanpa Ibu-Ayah

Korupsi Buku PAUD Bone Merugikan Negara Rp4,9 Miliar

Alasan Deng Ical Layak Berpasangan dengan Dokter Onasis di Makassar

Blackout PLN, Begini Komentar Eks Dirut PLN Sofyan Basir

Fahri Hamzah Desak PLN Jawab Kerugian Konsumen

Realisasi program kerja akan dimulai pada tanggal 6 Agustus hingga 10 September 2019 berdasarkan estimasi waktu. Mahasiswa posko KKN-E Desa Manakku berharap masyarakat dapat bersinergi dan mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan tersebut, sehingga ke depan, pengurangan penggunaan plastik oleh masyarakat desa bisa diwujudkan.

Diketahui, dalam musyawarah tersebut, turut dihadiri, Kepala desa, 2 kepala dusun, 8 ketua Rt, 4 ketua Rk dan aparatur desa lainnya serta beberapa masyarakat, musyawarah yang dilaksanakan dikantor Desa manakku ini berlangsung interaktif. Sambutan juga diberikan oleh Babinsa dan perwakilan dari Polsek.

“Alhamdulillah musyawarah desa berlangsung dengan sangat baik karena seluruh aparatur desa hingga Polsek dan babinsa, menyempatkan diri hadir sehingga banyak masukan yang kami terima,” imbuh Wardian selaku Kordinator Desa. (rls)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...