Korupsi Buku PAUD Bone Merugikan Negara Rp4,9 Miliar

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Kasus dugaan korupsi pengadaan buku PAUD Bone kuat ada penyimpangan. Tipikor Satreskrim Polres Bone sudah menyimpulkan ada kerugian negara Rp4,9 miliar, berdasarkan perhitungan internal

Peneliti Anti Corruption Committee (ACC) Sulsel, Anggareksa menerangkan, tanpa harus menunggu BPKP sebenarnya kepolisian bisa melakukan perhitungan kerugian negara. Jika ada hasil PKN berdasarkan hitungan sendiri maka jelas korupsinya terjadi.

“Tinggal penyidik mencari pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya perbuatan tersebut. Serta pihak yang turut terlibat. Karena namanya korupsi tidak bakalan dilakukan satu orang saja,” katanya Senin (05/08/2019).

Blackout PLN, Begini Komentar Eks Dirut PLN Sofyan Basir

Fahri Hamzah Desak PLN Jawab Kerugian Konsumen

Gempa Megathrust Intai Pulau Sulawesi

Kecewa PLN, Jokowi: Saya Ulang, Jangan Sampai Terulang

Habib Rizieq Shihab Buka Ijtimak Ulama IV di Sentul

Selain itu, kata Angga sapaan karibnya, penyidik tak perlu pandang bulu jika memang sudah mengantongi calon tersangka. Siapapun itu karena semua sama di mata hukum.

“Mau itu Gubernur, Wagub, bupati atau pun istri jika melanggar hukum harus diproses. Penegak hukum tidak boleh gentar dengan status,” jelasnya.

Sementara Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi BPKP Sulsel, Ali Ihsan mengakui, empat auditor BPKP masih melakukan audit Perhitungan Kerugian Negara (PKN) terhadap dugaan korupsi buku PAUD Bone itu. “Sampai sekarang kita masih melakukan perhitungan,” ucapnya. (gun)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...